Baru dibangun, Gedung SMAN senilai Rp5 M ambrol

Kamis, 19 Desember 2013 - 00:37 WIB
Baru dibangun, Gedung...
Baru dibangun, Gedung SMAN senilai Rp5 M ambrol
A A A
Sindonews.com - Tembok gedung SMA Negeri 4 Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar, ambrol. Ironisnya, konstruksi yang terkucuri dana APBD (2013) sebesar Rp5 miliar tersebut belum lama didirikan.

Guyuran hujan ditambah tepukan angin kencang juga memunculkan retakan besar pada pondasi bangunan.

Koordinator LSM Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), Moh Triyanto, menilai insiden kerusakan tersebut tidak wajar. "Diduga kuat kerusakan akibat buruknya mutu bangunan. Dan itu akibat penyusutan nilai yang tidak sesuai besaran tekhnis (bestek)," ujarnya kepada SINDO, Rabu (18/12/2013).

Mengingat besar biaya yang digelontorkan, kerusakan dini sepanjang 20 meter tersebut seharusnya tidak terjadi.
Sebab, sebelum disuntik anggaran Rp5 miliar, Pemkot Blitar juga memberikan dana sekira Rp2 miliar lebih untuk pengurukan pondasi bangunan (2012).

"Kalau melihat besar anggaran dan rencana pembangunan, kasus kerusakan seperti ini harusnya tidak ada. Kecuali nilainya sengaja disusutkan," tegas Trianto.

Gedung SMAN 4 Kota Blitar merupakan bangunan baru yang menurut master plannya bakal tersusun atas tiga lantai.
Bangunan tersebut akan menyediakan 25 lokal kelas. Perinciannya enam kelas untuk siswa kelas 12.

Kemudian sembilan kelas untuk siswa kelas 11 dan sepuluh kelas untuk siswa kelas 10. Setiap kelas memiliki kapasitas maksimal 32 siswa. Sesuai rencana, gedung pendidikan tersebut mulai berfungsi penuh pada tahun 2014.

Menurut Triyanto, dugaan penyalahan bestek tersebut adalah efek domino dari tradisi upeti proyek yang masih marak di Kota Blitar. Tidak terkecuali pembangunan gedung SMAN 4, di setiap proyek fisik rekanan pemenang tender lelang, kata Triyanto wajib menyetor fee 7 persen (dari nilai proyek) kepada pemangku kewenangan.

"Dari data yang kita miliki, setoran 7 persen itu diduga masuk ke kantong kepala daerah. Teknisnya melalui kepala dinas. Semua rekanan wajib melakukan itu," jelasnya.

Efek yang terjadi, nyaris tidak ada bangunan fisik di Kota Blitar yang sesuai bestek perencanaan. Sebab satu satunya cara rekanan meraih keuntungan adalah memang dengan mengurangi mutu material. "Saat ini kita tengah menguatkan data terkait dugaan penyalahan bestek yang terjadi pada gedung SMA Negeri 4 ini," pungkasnya.

Sementara, ambrolnya bangunan gedung SMA Negeri 4 telah meresahkan warga sekitar. Sebab, bangunan tersebut berbatasan langsung dengan permukiman penduduk. "Pemkot harus segera mengambil langkah. Jangan sampai ambrolnya bangunan itu berdampak ke permukiman warga," keluh seorang warga, Sugiarto.

Sementara menanggapi kerusakan gedung SMA Negei 4 Kepala Inspektorat Pemkot Blitar Rusmiatun mengaku sudah mengetahuinya. Menurutnya, kerusakan bangunan akibat kondisi alam. Dan mengingat proyek dalam pengerjaan, semua kerusakan menjadi tanggung jawab rekanan.

"Kita sudah monitoring ke lapangan. Penyebabnya adalah alam. Kita kembalikan ke rekanan untuk melakukan perbaikan," ujarnya singkat.
(rsa)
Berita Terkait
Bangunan Indekos Ambruk...
Bangunan Indekos Ambruk di Pancoran, Kerugian Capai Rp500 Juta
Rumah Warga Warakas...
Rumah Warga Warakas Rusak Parah Tertimpa Pagar Beton Tol Layang
Bangunan Sekolah 3 Lantai...
Bangunan Sekolah 3 Lantai di Palembang Ambruk, Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan
2 Rumah Warga Pangkalpinang...
2 Rumah Warga Pangkalpinang Rusak Tertimpa Reruntuhan Gudang Tua
Belum Rampung 100 Persen,...
Belum Rampung 100 Persen, Bangunan RSUD Sekayu Senilai Rp151 Miliar Alami Kerusakan
Ganjar Marah Tembok...
Ganjar Marah Tembok Sekolah Jebol saat Ditendang: Perbaiki atau Saya Bawa ke Kejaksaan!
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
46 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved