Warga Badung Bali gelar tolak bala, akses ke Kuta ditutup

Selasa, 17 Desember 2013 - 08:36 WIB
Warga Badung Bali gelar...
Warga Badung Bali gelar tolak bala, akses ke Kuta ditutup
A A A
Sindonews.com - Beberapa ruas jalan utama menuju Kuta, Kabupaten Badung, Bali ditutup berkaitan dengan digelarnya upacara "Nangluk Merana" yang bertujuan menetralisir alam agar warga terhindar dari penyakit.

Rencananya, penutupan jalan berlangsung sekira tiga jam lebih dimulai pukul 06.30 Wita hingga pukul 10.00 Wita, Selasa (17/12/2013).

Ribuan umat Hindu dari berbagai banjar di Desa Adat Kuta, menggelar upacara Nangluk Merana yang merupakan ritual tahunan. "Upacara dipusatkan di perempatan-perempatan jalan, di wilayah Kuta." jelas Dewa Gede Mayun, seorang tokoh adat Kuta.

Dengan begitu, untuk sementara waktu akses jalan menuju kawasan wisata Kuta ditutup sehingga akan dipakai sistem buka tutup dan ada beberapa pengalihan arus lalu lintas.

"Kami harapkan wisatawan atau masyarakat lainnya yang hendak ke Kuta semoga bisa memakluminya," ucapnya.

Gede Mayun menyatakan, upacara Nangluk Merana merupakan permohonan keselamatan kepada Tuhan.

"Upacara ini juga untuk tolak bala dan menetralisir alam semesta dari hal negatif termasuk bencana alam dan serangan wabah penyakit," tandas Tokoh Puri Satria Dalem Kaleran itu.

Diharapkan, dengan ritual itu, dapat menetralisir alam agar kembali harmonis dan seimbang penuh kedamaian.
"Penutupan jalan nanti akan dilakukan sistem buka tutup. Bagi warga maupun wisatawan yang hendak ke Kuta semoga bisa memakluminya," harapnya.

Beberapa lokasi tempat digelarnya upacara nangluk merana dilakukan di Pura Ungan-Ungan di Selatan Hard Rock Cafe Bali, persimpangan Bemo Corner, persimpangan depan Pura Desa. Juga, persimpangan Jalan Majapahit-Raya Kuta. Di depan Banjar Pelasa dan Pura Padonan, persimpangan Jalan Blambangan-Kalianget, persimpangan Jalan Kalianget-Raya Kuta.

Demikian juga, di persimpangan Jalan Bakung Sari-Buni Sari, persimpangan Jalan Kediri-Kubu Anyar, persimpangan Jalan Kediri-Kartika Plasa, serta persimpangan sekitar Kuta Square

Upacara itu tentunya bakal menarik wisatawan asing dan domestik yang tengah berlibur ke Bali apalagi biasanya selama ritual terdapat puluhan orang mengalami "Trans" atau kerasukan.
(rsa)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
1 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
1 jam yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
7 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
11 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
12 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
12 jam yang lalu
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved