Lepas tembakan, perampok gondol 6 Kg emas di Kendal
Minggu, 15 Desember 2013 - 17:30 WIB
Lepas tembakan, perampok gondol 6 Kg emas di Kendal
A
A
A
Sindonews.com - Kawanan perampok bersenjata api menjarah Toko Emas Kancil di depan Pasar Pegandon Kendal Jawa Tengah siang tadi.
Sebelum merampok toko Sahroni ini, lima orang pria menutup wajahnya dengan kain itu menembakan senjata beberapa kali. Perampokan itu dilakukan di tengah keramaian pasar.
Budi Yulianto salah seorang saksi mengatakan, lima orang datang, tiga di antaranya berjaga-jaga di sekitar toko dan dua orang masuk. Senjata api ditembakan untuk membubarkan orang yang berada di toko itu.
"Cepat sekali, datang menembakan senjata, lalu memecah kaca etalase emas dengan palu dan mengambil perhiasan yang dipajang," tutur Budi, Minggu (15/12/2013).
Sementara itu, Fitri salah seorang penjaga toko mengatakan, pelaku datang langsung menodongkan pistol ke arah pemilik toko. Sedangkan penjaga bersembunyi ketika mendengar letusan senjata api.
"Kami semua ketakutan dan bersembunyi. Satu orang memecah etalase dengan palu, dia menggunakan helm dan penutup wajah, sehingga tidak terlihat wajahnya," tutur Fitri.
Kapolres Kendal AKBP Haryo Sugihhartono mengatakan, pelaku tergolong nekat karena beraksi di tengah keramaian pasar.
Sedangkan senjata yang digunakan diduga kaliber 9 milimeter. Hal itu bisa dilihat dari selongsong yang masih tertinggal. Sedangkan barang yang dibawa berupa emas seberat enam kilogram.
Menurutnya, dari olah TKP, pihaknya mengamankan empat selongsong peluru, dan palu milik pelaku yang tertinggal. Polisi juga membawa rekaman cctv yang terpasang di toko itu.
"Berdasarkan keterangan saksi, pelaku kabur ke arah selatan dan masih dalam pengejaran. Perampokan ini masih dalam penanganan Polsek Pegandon dan Polres Kendal," tukasnya.
Sebelum merampok toko Sahroni ini, lima orang pria menutup wajahnya dengan kain itu menembakan senjata beberapa kali. Perampokan itu dilakukan di tengah keramaian pasar.
Budi Yulianto salah seorang saksi mengatakan, lima orang datang, tiga di antaranya berjaga-jaga di sekitar toko dan dua orang masuk. Senjata api ditembakan untuk membubarkan orang yang berada di toko itu.
"Cepat sekali, datang menembakan senjata, lalu memecah kaca etalase emas dengan palu dan mengambil perhiasan yang dipajang," tutur Budi, Minggu (15/12/2013).
Sementara itu, Fitri salah seorang penjaga toko mengatakan, pelaku datang langsung menodongkan pistol ke arah pemilik toko. Sedangkan penjaga bersembunyi ketika mendengar letusan senjata api.
"Kami semua ketakutan dan bersembunyi. Satu orang memecah etalase dengan palu, dia menggunakan helm dan penutup wajah, sehingga tidak terlihat wajahnya," tutur Fitri.
Kapolres Kendal AKBP Haryo Sugihhartono mengatakan, pelaku tergolong nekat karena beraksi di tengah keramaian pasar.
Sedangkan senjata yang digunakan diduga kaliber 9 milimeter. Hal itu bisa dilihat dari selongsong yang masih tertinggal. Sedangkan barang yang dibawa berupa emas seberat enam kilogram.
Menurutnya, dari olah TKP, pihaknya mengamankan empat selongsong peluru, dan palu milik pelaku yang tertinggal. Polisi juga membawa rekaman cctv yang terpasang di toko itu.
"Berdasarkan keterangan saksi, pelaku kabur ke arah selatan dan masih dalam pengejaran. Perampokan ini masih dalam penanganan Polsek Pegandon dan Polres Kendal," tukasnya.
(lns)