Ditolak warga, ini tanggapan Kasudin PU

Rabu, 11 Desember 2013 - 20:29 WIB
Ditolak warga, ini tanggapan...
Ditolak warga, ini tanggapan Kasudin PU
A A A
Sindonews.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat, membuat sodetan (crossing) aliran Kali Rawa Kebo, Cempaka Putih menuju Sumur Batu, Kemayoran yang melintasi jalan Letjen Suprapto ditolak warga. Penolakan pembuatan sodetan aliran tersebut dinilai warga dapat berdampak banjir terhadap rumah warga Sumur Batu khususnya di RW05/07, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Bambang Irwanto (40), salah seorang warga RW 07 Sumur Batu mengatakan, jika Pemkot Jakarta Pusat tetap membuat sodetan yang mengalir ke kawasan Sumur Batu, sama saja menyengsarakan warga. Pasalnya, saat ini sudah ada dua gorong-gorong sodetan yang menyebabkan genangan ketika turun hujan.

"Intinya warga menolak program pembangunan sodetan, jika tetap dilaksanakan sama saja membiarkan warga kebanjiran," tegasnya di Jakarta, Rabu (11/12/2013).

Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum (Kasudin PU) Tata Air Jakarta Pusat Herning Wahyuningsing mengatakan, sebenarnya program pembuatan sodetan bertujuan untuk menghilangkan genangan di sepanjang Jalan Letjen Suprapto tepatnya depan mal ITC Cempaka Mas.

Untuk itu, kata dia, pihaknya membuat gorong-gorong baru agar air yang lama masuk ke dalam kali bisa segera masuk dengan adanya sodetan tersebut. Namun dengan penolakan itu tentu pihaknya membatalkan.

"Kami terima aspirasi mereka, dan pembuatan sodetan tidak akan dilakukan," ucapnya.

Herning menambahkan, meskipun warga menolak, pihaknya tetap akan mengusahakan untuk meminimalisir terjadinya genangan. Di antaranya dengan membuat pintu Air di Kawasan Sumur Batu.

Dengan demikian air bisa langsung dialirkan ke kali Sunter. Tidak hanya itu pihaknya juga sudah mengajukan untuk pengadaan empat pompa penyedot air dengan kapasitas 10 meter kubik perdetik. Ke empat pompa itu akan ditempatkan dibelakang ITC Cempaka Mas.

"Memang daerah Sumur Batu sering banjir, maka dari itu untuk mensiasatinya kita akan buat pintu air, dan empat pompa air," paparnya.
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
1 jam yang lalu
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
2 jam yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
2 jam yang lalu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
2 jam yang lalu
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
4 jam yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved