RSUD Depok siapkan pelayanan kesehatan optimal lewat BPJS

Senin, 09 Desember 2013 - 19:20 WIB
RSUD Depok siapkan pelayanan...
RSUD Depok siapkan pelayanan kesehatan optimal lewat BPJS
A A A
Sindonews.com - Mulai tahun 2014, berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, PT Askes (Persero) akan beralih menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.

Dampak positifnya adalah cakupan peserta BPJS lebih luas dan jumlah peserta lebih banyak bila dibandingkan saat masih menjadi PT Askes.

"Kalau dulu, Askes itu kan hanya berlaku bagi pejabat, PNS dan veteran TNI maupun Polri. Namun, pada 1 Januari 2014 nanti peserta BPJS mulai dari TNI dan Polri aktif sampai dengan orang yang tidak mampu. Jamkesmas yang dulu hanya di Puskesmas saja, kini kita juga menanganinya," ujar Askes Centre RSUD Depok Sulasi Nur Fauziah, Senin (9/12/2013).

Sulasih menegaskan pemegang kartu peserta Askes lama masih berlaku. Jaringan pelayanan masih sama, bahkan bertambah dan metode pelayanan kesehatan menggunakan rujukan. Peserta BPJS kesehatan juga bertambah yaitu melalui penerimaan bantuan iuran (PBI) seperti fakir miskin dan orang tidak mampu.

Sedangkan, yang bukan penerima bantuan iuran seperti pekerja penerima upah dan anggota keluarganya (PNS), pekerja bukan penerima upah dan anggota keluarganya (investor atau orang asing yang sudah tinggal enam bulan), bukan anggota dan anggota keluarganya (pensiunan).

"Luasnya cakupan BPJS merupakan amanat undang-undang dan harus dilaksanakan," terangnya.

Menurutnya, dengan diberlakukannya BPJS dipastikan pengunjung di rumah sakit juga akan bertambah. Untuk itu, pihak rumah sakit harus menyiapkan diri dan berbenah dalam menyediakan fasilitas optimal. Sedangkan, khusus obat-obatan merupakan kebijakan dari Kemenkes.

"Kalau sementara ini, pelayanan terbatas pada antrian nomor dan puskesmas mengikuti jam kerja. Maka kedepannya, bisa lebih luas dan mengikuti sistem layaknya jamsostek. Cuma memang, masih dalam tahap pembahasan. Kalau dalam undang-undang, penerintah berkewajiban memberikan jaminan kesehatan pada masyarakat," ungkapnya.

Manajer of Duty RSUD Depok Yuyun Purnawa mengaku siap menyongsong BPJS pada 1 Januari 2014. Apalagi, saat ini RSUD memiliki ruang perawatan kelas dua dan tiga dengan 61 tempat tidur.

"Kita siap dan mendukung kebijakan BPJS ini. Hanya saja, sesuai dengan kemampuan," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Layanan Kesehatan Homecare...
Layanan Kesehatan Homecare Lorong ke Lorong
Tim Perahu Sehat Pulau...
Tim Perahu Sehat Pulau Bahagia Hadirkan Layanan Kesehatan ke Pulau-Pulau Terpencil
Jangkau Pelosok Negeri,...
Jangkau Pelosok Negeri, Tim Medis Puskesmas Tompobulu Sediakan Layanan Kesehatan Gratis
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
8 Juta Masyarakat Ikut...
8 Juta Masyarakat Ikut Cek Kesehatan Gratis, 3 Penyakit Ini Paling Banyak Ditemukan
Kowarteg Ganjar Bantu...
Kowarteg Ganjar Bantu IRT Prasejahtera Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved