Usai sidang, keluarga Sisca Yofie kejar terdakwa

Senin, 09 Desember 2013 - 16:29 WIB
Usai sidang, keluarga...
Usai sidang, keluarga Sisca Yofie kejar terdakwa
A A A
Sindonews.com - Keluarga korban pembunuhan Sisca Yofie mengejar salah seorang terdakwa usai menjalani persidangan di Ruang Sidang VI Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (9/12/2013).

Sidang diawali dengan pembacaan eksepsi untuk terdakwa Wawan. Usai dibacakan, terdakwa langsung dibawa oleh petugas ke mobil tahanan dengan pengawalan ketat. Meski sempat mendapat hadangan pihak keluarga, namun petugas berhasil membawa Wawan masuk ke dalam mobil yang diparkir di halaman depan pengadilan.

Setelah sidang eksepsi Wawan usai, giliran eksepsi Ade dibacakan oleh kuasa hukumnya. Setelah sekira 30 menit eksepsi dibacakan, Ade pun dibawa keluar ruang sidang untuk dimasukan ke mobil tahanan.

Berbeda dengan Wawan, Ade menjadi pelampiasan keluarga Sisca yang sedari awal menyaksikan jalannya persidangan. Awalnya, Ade akan dibawa melalui pintu umum dengan melewati bangku pengunjung. Baru saja petugas membuka pintu pembatas antara 'arena' sidang dan tempat pengunjung, keluarga Sisca langsung berdiri dan menghampiri Ade.

Terlihat, salah seorang kakak Sisca memberikan selembar uang Rp100 ribu kepada Ade sebagai simbol kekecewaannya. Tak hanya itu keluarga lain yang emosi pun langsung 'menyerbu' Ade dan menghujaninya dengan hujatan.

Tak mau terjadi sesuatu hal yang tidak diingkan, Ade langsung dibawa masuk ke arena sidang dan melarikannya melalui pintu belakang. Meski keluarga Sisca sempat mengejar namun Ade yang dikawal ketat petugas berhasil terlebih dahulu masuk kedalam mobil tahanan dan langsung dibawa ke Rutan Kebon Waaru.

"Jaksa dituduh melanggar hukum. Ari eta ngabunuh adi urang lain ngalanggar hukum? (kalau itu membunuh adik saya bukan melanggar hukum?)," teriak salah seorang kakak Sisca.

Keluarga yang masih tersulut emosi itu pun langsung menghampiri kuasa hukum Wawan dan Ade. Bahkan sesi wawancara antara wartawan dengan kuasa hukum terdakwa pun sempat beberapa kali terhenti karena luapan emosi keluarga.
(rsa)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
39 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved