Kekerasan marak, negara gagal lindungi perempuan & anak

Jum'at, 06 Desember 2013 - 14:19 WIB
Kekerasan marak, negara...
Kekerasan marak, negara gagal lindungi perempuan & anak
A A A
Sindonews.com - Puuhan aktivis antikekerasan terhadap perempuan dan anak di Yogyakarta turun ke jalan, Jumat (6/12/2013). Mereka menyatakan keprihatinan yang mendalam serta mengutuk terhadap berbagai peristiwa perkosaan dan kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia.

Nurma, perwakilan dari LSM, Rifka Anisa, mengatakan, negara telah gagal melindungi anak dan perempuan Indonesia dari kekerasan seksual.

"Ya, negara melindungi perempuan dan anak. Dari tahun ke tahun jumlahnya terus membengkak," katanya dalam orasi di kawasan Titik Nol Yogyakarta.

Komnas perempuan mencatat, sepanjang 1998-2010, telah terjadi 4.845 kasus perkosaan di Indonesia. "Itu hanya yang terungkap," tegasnya.

Sementara data di LSM Rifka Annisa, kasus kekerasan seksual di Yogyakarta sepanjang 2009-2011, tercatat 131 kasus perkosaan dan 71 kasus pelecehan seksual di Yogyakarta.

Bahkan pada Januari-September 2013,terjadi 32 kasus perkosaan dan 10 kasus pelecehan seksual. "Rata-rata usia korban 14-16 tahun, dan ada pula yang korbannya berusia 3 tahun," ujarnya.

Nurma menegaskan, perkosaan dan segala bentuk kekerasan seksual adalah tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan, karena tindakan tersebut menafikan keberadaan korban sebagai manusia.

"Perkosaan juga merampas masa depan korban yang rentan mengalami penderitaan psikologis, tertular infeksi menular seksual, kehamilan yang tidak diinginkan, bahkan kematian," paparnya.
(rsa)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
10 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
10 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved