Puluhan nasabah koperasi ramai-ramai tarik simpanan

Rabu, 04 Desember 2013 - 20:11 WIB
Puluhan nasabah koperasi...
Puluhan nasabah koperasi ramai-ramai tarik simpanan
A A A
Sindonews.com - Puluhan nasabah koperasi di Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, ramai-ramai menuntut pengembalian uang simpanan. Warga khawatir menjadi korban penipuan, mengingat penarikan yang dilakukan sebelumnya selalu gagal.

“Karenanya kami meminta seluruh uang yang telah ditabung di koperasi untuk kembali ke nasabah. Sebab kami khawatir menjadi korban penipuan,“ ujar Jali (53) mewakili para nasabah kepada wartawan, Rabu (4/12/2013).

Alasan warga cukup masuk akal. Hal itu mengingat tidak sedikit kasus penipuan yang menimpa nasabah koperasi di Tulungagung. Kedatangan mereka yang bersama-sama, sekilas mirip unjuk rasa.

Selain pokok simpanan, para nasabah juga menagih manajemen koperasi memberikan bunga simpanan 10 persen seperti yang pernah dijanjikan. “Kita meminta hak kita sesuai dengan perjanjian yang tertera di awal,“ tegas Jali.

Nominal uang yang diinginkan para nasabah bervariasi. Mulai Rp10 juta, Rp100 juta, Rp200 juta hingga ada yang setengah miliar. Koperasi ini berdiri cukup lama, dan tergolong besar.

Informasi yang dihimpun, perputaran uang di dalamnya mencapai belasan miliar. Informasi tersebut tidak dibantah manager koperasi Imam Saefuddin. “Memang yang dikelola jumlahnya cukup besar,“ tuturnya.

Menurut Saefuddin, koperasi yang dikelolanya itu memang tengah tertimpa masalah. Sejumlah aset dibobol oknum karyawan. Saat ini kasusnya sudah dilaporkan ke Mapolres Tulungagung. Dengan adanya tuntutan nasabah menarik simpanan, diakui Saefudin cukup memberatkan kelangsungan koperasi.

Namun pihaknya berjanji akan mengembalikan semua yang menjadi hak nasabah. “Hanya saja uang yang ada saat ini masih berputar menjadi pinjaman. Karenanya, kita tidak bisa memenuhi tuntutan dalam waktu dekat ini, “terangnya.

Untuk melegakan nasabah, pihak koperasi bersedia membuat perjanjian tertulis yang intinya akan memenuhi tuntutan nasabah dengan waktu paling lambat 18 Desember 2013 ini. Dengan adanya surat perjanjian tersebut, para nasabah akhirnya membubarkan diri.
(san)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
6 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
Setelah Diserang Houthi,...
Setelah Diserang Houthi, AS Tarik Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved