Digaruk Satpol PP, anak punk disuruh upacara bendera

Rabu, 04 Desember 2013 - 02:30 WIB
Digaruk Satpol PP, anak...
Digaruk Satpol PP, anak punk disuruh upacara bendera
A A A
Sindonews.com - Sebanyak delapan anak punk yang biasa ngamen di sejumlah lampu merah, di Majalengka Kota dan sekitarnya, diamankan petugas dari Satpol PP Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Setelah diamakan, mereka dibawa ke kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan sebelum diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Dari hasil pemeriksaan petugas Satpol PP, delapan orang anak punk yang diamankan tersebut sebagian besar mengaku berasal dari daerah Bandung. Dari delapan orang yang diamankan itu, mereka diketahui masih berusia di angka belasan tahun, bahkan ada yang diketahui masih berumur 14 tahun.

Kepala Satpol PP Kabupaten Majalengka Udin Abidin mengatakan, razia terhadap anak punk berawal dari laporan sejumlah masyarakat. Dijelaskan dia, kehadiran anak punk dinilai sudah mengganggu masyarakat, lantaran dianggap sering membuat keresahan.

“Ada laporan dari masyarakat, bahwa mereka suka minta duit dengan cara maksa saat ngamen, naik ke mobil. Mereka juga tidur di emperan-emperan rumah dan toko, sehingga menggangu pemilik rumah itu,” kata Udin, kepada wartawan, Selasa (3/12/2013).

Saat dilakukan pemeriksaan, jelas dia, mereka datang ke Kabupaten Majalengka guna mencari pekerjaan dan main ke rumah sodaranya. Namun, pada kenyataannya, mereka sering bergerombol di lampu merah untuk mengamen dan dinilai mengganggu warga.

“Mereka dari Bandung. Alasannya datang ke sini tidak masuk akal, sehingga oleh temen-teman anggota (Satpol PP) dibawa ke sini untuk pembinaan,” jelas dia.

Kendati demikian, Udin menjelaskan, pihaknya hanya akan memberikan pembinaan, sebelum akhirnya dikembalikan kepada orang tua. Dijelaskan dia, pihaknya akan segera menghubungi keluarga untuk menjemput mereka di Satpol PP.

“Kami menunggu keluarga mereka untuk menjemput ke sini. Ini kan anak-anak usia belasan, ada juga yang 14 tahun. Yang namanya anak yang belum berkeluarga kan, menjadi tanggung jawab orang tuanya,” jelas dia.

“Untuk sementara, kami berikan pembinaan dulu di sini, hingga ada keluarga yang menjemput,” lanjut dia.

Sementara itu, saat diamankan di Kantor Satpol PP, ke delapan anak punk tersebut mendapatkan ‘hukuman’ dari petugas. Setelah dilakukan pendataan, mereka diperintahkan untuk mempraktekkan sebagian tahapan dalam upacara bendera sebagai bentuk hukuman tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, secara bergiliran ke delapan anak punk tersebut memimpin rekan-rekannya untuk memperagakan tata cara upacara bendera, diantaranya menyiapkan barisan dan menyanyikan lagu kebangsaan.

Salah satu dari anak punk tersebut juga sempat memimpin rekan-rekannya untuk membaca sejumlah surat pendek Alquran diantaranya surat Alfatiha.

Seusai mempraktekkan upacara bendera, mereka kembali dipersilahkan untuk masuk kembali ke aula Satpol PP untuk menunggu keluarga mereka menjemput. “Selama di sini, kami jamin untuk kebutuhan makan mereka,” pungkas Udin.
(san)
Berita Terkait
10 Gelandangan dan Pengemis...
10 Gelandangan dan Pengemis di Salatiga Terjaring Operasi Yustisi
Pemkot Jaktim Razia...
Pemkot Jaktim Razia 38 Lokasi Rawan Gelandangan dan Pengemis
Gelandangan Ini Bawa...
Gelandangan Ini Bawa Uang Rp12 Juta saat Terjaring Dinsos Jaksel
Anjal dan Gepeng Marak...
Anjal dan Gepeng Marak di Makassar Jelang Tahun Baru
Ditampung di GOR Cengkareng,...
Ditampung di GOR Cengkareng, Puluhan PMKS Jalani Rapid Test Corona
Negara-negara dengan...
Negara-negara dengan Jumlah Gelandangan Terbanyak di Dunia, Nomor 5 Tak Disangka
Berita Terkini
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
7 menit yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
10 menit yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
34 menit yang lalu
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
1 jam yang lalu
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
2 jam yang lalu
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
3 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved