Penembakan petani di Kalakar sesuai prosedur

Selasa, 03 Desember 2013 - 02:07 WIB
Penembakan petani di...
Penembakan petani di Kalakar sesuai prosedur
A A A
Sindonews.com - Kapolres Takalar AKBP Darwis Rincing mengungkapkan, kasus penembakan terhadap warga di lahan PTPN sudah sesuai dengan prosedur tetap (protap) pengamanan.

Menurut mantan Kapolres Mamuju ini, penembakan ini dilakukan setelah ratusan warga menghalangi karyawan PTPN menanam tebu di lahan yang diklaim milik warga.

Anggota Brimob Polda Sulselbar dan Polres Takalar yang melakukan pengamanan rutin di TKP, berusaha menghalau dengan mengeluarkan tembakan peringatan.

"Namun malah seorang anggota Brimob nyaris ditebas dan beruntung hanya mengenai senjata anggota," sebut Darwis, kepada waratwan, Senin (2/12/2013).

Dalam insiden itulah, satu orang warga terkena peluru yang dilepaskan petugas. "Kami tekankan, itu hanya peluru karet, bukan peluru tajam," bebernya tadi malam.

Dalam bentrokan tersebut, seorang warga yang diketahui bernama Yunus Daeng Ngempo langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar akibat mengalami luka tembak dibagian paha dan betis, dengan empat luka tembakan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kombes Pol Endi Sutendi menyebutkan, pihak kepolisian telah melakukan mediasi antara warga dan PTPN untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan pasca insiden kemarin.

Selain pihak PTPN dan warga, pemerintah daerah juga dilibatkan untuk mencari jalan keluar dari sejumlah sengketa lahan yang terjadi di sekitar TKP.

"Tadi sore (kemarin) sudah dilakukan pertemuan oleh seluruh pihak. Kita juga imbau semua pihak bisa meredam, dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang sengaja disebar oleh pihak tak bertanggung jawab," sebut Endi.
(san)
Berita Terkait
Antropolog Forensik...
Antropolog Forensik Sebut Identifikasi Korban Pembantaian Ras Tulsa 1921 Ada Kemajuan
Kamerun Akui Militer...
Kamerun Akui Militer Lakukan Pembantaian Warga Sipil
Warga Bosnia Kenang...
Warga Bosnia Kenang 25 Tahun Pembantaian Srebrenica
Kisah Tragedi Pembantaian...
Kisah Tragedi Pembantaian PKI di Solo dan Banjir Besar
Ratusan Lumba-lumba...
Ratusan Lumba-lumba Dibantai dengan Tombak, Ubah Teluk Faroe Jadi Merah Darah
Bocah Korban Pembantaian...
Bocah Korban Pembantaian Ayahnya di Perumahan Jatijajar Dimakamkan
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
44 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved