Warga Salatiga kesulitan dapat gas elpiji 3 Kg

Senin, 02 Desember 2013 - 15:25 WIB
Warga Salatiga kesulitan...
Warga Salatiga kesulitan dapat gas elpiji 3 Kg
A A A
Sindonews.com - Distribusi gas elpiji 3 Kilogram (Kg) ditingkat pengecer di Salatiga, dalam satu pekan terakhir ini tak lancar. Akibatnya, pengecer (pangkalan) sering kehabisan stok, dan warga kesulitan memperoleh gas 3 Kg.

Seperti yang terjadi di daerah Blotongan, Kecamatan Sidorejo. Dalam beberapa pekan terakhir ini, warga kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 Kg lantaran stok ditingkat pengecer sedikit dan cepat habis.

"Sudah satu minggu ini, gas 3 Kg sulit didapat. Untuk mendapatkannya, saya harus mencari hingga daerah lain. Itu pun susahnya minta ampun, dan baru dapat di warung kecil yang sepi pembeli," kata Darno (53) warga Perum Sehati, Blotongan, Sidorejo, Senin (2/12/2013).

Dia berharap, pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi tersendatnya distribusi gas elpiji 3 Kg ke pangkalan atau pengecer. Sebab masyarakat sangat bergantung pada bahan bakar rumah tangga tersebut.

"Kalau gas di rumah habis dan tidak ada yang jual, terus mau masak pakai apa? Karena itu, kami minta pemerintah segera mengatasi masalah ini agar distribusi gas 3 Kg kembali lancar," terangnya.

Sementara itu, salah seorang pengecer gas 3 Kg di Blotongan, Endah (32) mengatakan, sebelum distribusi tersendat, dirinya mendapat pasokan gas 3 kg dari agen setiap dua hari sekali sebanyak 15 tabung. Namun sejak dua pekan terakhir ini, pasokan sering molor dan jatahnya dikurangi menjadi 10 tabung.

"Sekarang pasokan paling cepat tiga sampai empat hari sekali. Bahkan minggu lalu hanya dikirimi satu kali," tuturnya.

Dia mengatakan, tersendatnya distribusi gas 3 Kg ditingkat pengecer mengakibatkan perputaran modal lambat. Imbasnya, pendapatan menjadi berkurang. "Jujur saja, kondisi ini sangat merugikan. Perputaran uang menjadi lambat dan pendapatan menurun," terangnya.

Disinggung mengenai harga, dia mengatakan, meski pasokan dari agen sering tersendat, namun harga tetap normal berkisar antara Rp15.000-Rp16.000 per tabung. Harga sebesar itu, berlaku sejak pasca kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu.

"Sejak harga BBM naik, harga gas elpiji 3 Kg ditingkat pengecer juga ikut naik menjadi antara Rp15.000-Rp16.000 per tabung. Kalau saya menjual dengan harga Rp15.000 per tabung," tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Kelangkaan Gas 3 Kilogram,...
Kelangkaan Gas 3 Kilogram, Warga Antre dan Berdesakan untuk Dapatkan Gas
Penggeledahan Ditjen...
Penggeledahan Ditjen Migas oleh Kejagung Berawal dari Kelangkaan Gas 3 Kg
Potret Warga Kediri...
Potret Warga Kediri Antre Elpiji Bersubsidi
Warga Banjarnegara Manfaatkan...
Warga Banjarnegara Manfaatkan Gas Alam dari Bekas Galian
Atasi Kelangkaan Tabung...
Atasi Kelangkaan Tabung Gas Melon, Pemkab Lampung Utara Tambah Kuota 16.800 Tabung
Antrean Pembelian Gas...
Antrean Pembelian Gas Elpiji 3 Kg di Depok
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
52 menit yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
9 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
10 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
10 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved