Peredaran makanan tak layak konsumsi sulit diberantas

Senin, 25 November 2013 - 15:36 WIB
Peredaran makanan tak...
Peredaran makanan tak layak konsumsi sulit diberantas
A A A
Sindonews.com - Peredaran makanan tak layak konsumsi di pasaran sulit diberantas. Buktinya, setiap menggelar operasi ketertiban kota non yustisi terhadap makanan dan minuman kadaluarsa tim gabungan Pemkot Salatiga selalu menemukan adanya makanan yang tak layak konsumsi yang dijual pedagang.

Seperti pada operasi yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Pertanian, Badan Kesbangpol, Disperindagkop dan UMKM, YLKI, Dinas Kesehatan (Dinkes), Bagian Humas, Bagian Perekonomian serta Bagian Hukum di daerah Sidomukti, Senin (25/11/2013). Petugas menemukan satu pak roti bakpia yang dijual di sebuah toko.

Kepala Satpol PP Salatiga Kusumo Adji mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan sikap pedagang yang masih nekat menjual makanan kadaluarsa. Sebab makanan kadaluarsa jika dikonsumsi sangat membahayakan kesehatan dan keselamatan manusia. Selain itu, perbuatan mereka juga melanggar Undang Undang Perlindungan Konsumen.

"Semestinya para pedagang sering mengecek kondisi makanan dan minuman yang dijual. Jika sudah ada yang kadaluarsa harus diambil dan tidak dijual, bukannya dibiarkan dengan harapan dibeli konsumen. Ini sangat kami sayangkan," katanya.

Sementara itu, Arini Widiastuti dari YLKI menilai, meski sulit dihilangkan, namun peredaran makanan dan minuman kadaluarsa sudah bisa ditekan. Selain itu, masyarakat juga sudah memahami akan keberadaraan dan bahaya makanan kadaluarsa.

"Kami sering mengikuti operasi makanan dan minuman kadaluarsa. Hasilnya, petugas hanya menyita beberapa bungkus makanan kadaluarsa. Ini menunjukkan bahwa pedagang sudah sadar akan untung ruginya menjual makanan dan minuman tak layak konsumsi. Selain itu, masyarakat Salatiga sudah sadar akan bahaya mengkonsumsi makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa," paparnya.

Menurut dia, peredaran makanan dan minuman kadaluarsa tak hanya merugikan konsumen. Penjualnya juga akan terkena imbasnya. Toko atau warungnya akan ditinggalkan konsumen karena menjual produk makanan dan minuman yang tidak layak dikonsumsi.

"Penjualan makanan dan minuman tidak layak konsumsi bisa berakibat fatal. Karena warung atau toko jadi tidak laku karena konsumen kapok," ucapnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemkot Salatiga Gelar...
Pemkot Salatiga Gelar Razia Makanan dan Minuman di Pasar
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
Petugas Razia Makanan...
Petugas Razia Makanan Minuman Kadaluwarsa
Belasan Pelajar dan...
Belasan Pelajar dan Mahasiswa Diamankan dari Penginapan
Terima Laporan Masyarakat,...
Terima Laporan Masyarakat, Polsek Medan Baru Cek Langsung Diskotek dan Spa
Asyik, Kena Razia Pekat...
Asyik, Kena Razia Pekat Malah Diberi Sembako
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
6 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
13 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
29 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved