Pemprov DKI galakkan pemasangan ornamen Betawi

Minggu, 24 November 2013 - 15:45 WIB
Pemprov DKI galakkan...
Pemprov DKI galakkan pemasangan ornamen Betawi
A A A
Sindonews.com - Kebijakan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) terkait pengembangan budaya Betawi mulai gencar disosialisasikan. Kebijakan tersebut salah satunya berkaitan dengan kewajiban memasang ornamen Betawi di lingkungan pemerintahan ataupun swasta.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI, Ahmad Ghazali mengatakan, Jokowi mempunyai perhatian yang sangat besar terhadap kebudayaan Betawi. Karena itu, kebijakannya terkait pemasangan ornamen Betawi di lingkungan gedung pemerintahan atau swasta tidak main-main.

"Pemasangan ornamen Betawi belum diterapkan di seluruh ruang publik, seperti perkantoran dan maupun pusat perbelanjaan. Makanya perlu adanya upaya yang kuat, supaya kebijakan ini bisa dimaksimalkan,” kata Ghajali saat Menghadiri Pekan Kreasi Budaya Betawi di FX Senayan, Jakarta, Minggu (24/11/2013).

Ghajali mengatakan, Jokowi pun sangat mengapreasi kegiatan-kegiatan pertunjukan seni Betawi, contohnya Pekan Kreasi Budaya Betawi yang ia hadiri hari ini.

Menurut dia, Pekan budaya Betawi yang digelar oleh kelompok masyarakat Betawi sangat membantu pemerintah dalam upaya menjadikan ornamen Betawi memenuhi ruang publik di Jakarta.

"Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini masyarakat bisa menikmati berbagai seni betawi mulai dari gendang kromo maupun tarian-tarian Betawi yang harus terus dipelihara,”katanya.

Menurut dia, bila terus digalakkan suatu saat seluruh ornamen Betawi akan menghiasi seluruh ruang publiK di Jakarta baik pemerintah maupun swasta.

Di tempat yang sama, Pendiri Lembaga Kebudayaan Betawi Efendi Yusuf mengatakan, kebijakan pemasangan ornamen Betawi di seluruh perkantoran dan ruang publik lain perlu diperluas. Sebab, selain menjadi pembelajaran bagi generasi muda, kebijakan itu juga mampu mengangkat kebudayaan Betawi di tengah-tengah masyarakat Jakarta.

Dia menjelaskan, kebijakan pemasangan ornamen Betawi di perkantoran itu sangat membantu mengangkat kebudayaan Betawi. Untuk itu, kata Efendi, pihaknya mendorong agar kebijakan itu diterapkan di seluruh ruang publik di DKI, baik pemerintah maupun swasta.

”Ini pelestarian kreasi budaya. Dan harapan kita ini bisa terus dipelihara oleh generasi berikutnya, kita mendukung kebijakan ini sepenuhnya,” tegas Efendi.

Menurut dia, ornamen-ornamen Betawi yang menjadi konsen Pemprov DKI seharusnya bisa diterapkan di lingkungan swasta yang ada di Jakarta. Sebab, saat ini pemakaian ornamen-ornamen Betawi tersebut baru terlihat diterapkan di lingkungan pemerintahan, seperti pakaian dan ornamen bangunan gedung pemerintah.

”Memang belum merata, makanya perlu sosialisasi, sehingga masyarakat Jakarta bisa mencintai dan mengenal budaya Betawi," katanya.

Pihaknya berkeyakinan kebijakan ini akan berhasil diterapkan di Jakarta. Hanya, kata dia, program itu harus terus di sosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat. Seluruh komponen di Jakarta menurutnya harus mengambil peran agar kebijakan itu dapat diterapkan di semua komponen masyarakat Jakarta.

"Saya berkeyakinan kebijakan ini bisa berjalan, kemauan politiknya Pemprov juga sudah kelihatan, terbukti sudah menjadi kewajiban PNS pada hari Jumat untuk menggunakan pakaian Betawi,”pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Harmoni Global di Riyadh:...
Harmoni Global di Riyadh: Memperkenalkan Budaya Indonesia
Omnibus Law Kebudayaan...
Omnibus Law Kebudayaan Diperlukan untuk Memajukan Kebudayaan
Kemendikbudristek Dorong...
Kemendikbudristek Dorong Ruang Publik sebagai Kawasan Pemajuan Kebudayaan
Pemajuan Kebudayaan...
Pemajuan Kebudayaan Jadi Agenda Prioritas Pembangunan Nasional
Indonesian Cultural...
Indonesian Cultural Outlook 2026: Kemenbud Dorong Diplomasi Budaya di Tengah Krisis Global
Bappenas Godok Hasil...
Bappenas Godok Hasil Musrenbang Pemajuan Kebudayaan dengan Kemendikbudristek
Berita Terkini
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
23 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
1 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved