Tenaga honorer dilarang jadi anggota parpol

Sabtu, 23 November 2013 - 04:19 WIB
Tenaga honorer dilarang...
Tenaga honorer dilarang jadi anggota parpol
A A A
Sindonews.com - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Salatiga melarang tenaga honorer daerah (honda) menjadi partai politik (parpol) atau melakukan politik praktis. Meski bukan pegawai negeri sipil (PNS), namun tenaga honda harus mematuhi peraturan kepegawaian yang ditetapkan BKD dan pemerintah pusat.

Kepala BKD Kota Salatiga Adi Isnanto menyatakan, peraturan kepegawaian juga diberlakukan kepada tenaga honda. Dan peraturan tersebut wajib dipatuhi. Pelanggarnya akan dikenai sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya.

"Tenaga honda wajib mengikuti aturan yang berlaku, seperti tidak boleh bergabung dengan partai politik, tidak boleh memasuki daerah terlarang seperti prostisusi. Honorer juga tidak boleh menggadaikan barang atau kendaraan yang dipinjamkan sebagai fasilitas," katanya, kepada wartawan, Jumat (22/11/2013).

Dia mengatakan, pihaknya akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang dilakukan PNS maupun tenaga honorer. Sanksi yang akan dijatuhkan mulai dari teguran, surat peringatan hingga pemberhentian.

"Penilaian akan diberlakukan mulai dari absensi. Belum lama ini, kami sudah menjatuhkan sanksi kepada dua orang tenaga honda. Keduanya terpaksa kami berhentikan lantaran absensinya jelek," tandasnya.

Kabag Humas Setda Kota Salatiga Adi Setiarso menambahkan, PNS di lingkungan Pemkot Salatiga harus bersikap netral dalam pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

PNS dilarang terlibat dalam kegiatan penggalangan massa yang dilakukan partai politik (parpol) atau kelompok tertentu untuk mendukung para calon legislatif (caleg) yang akan maju dalam pesta demokrasi yang akan digelar pada 9 April nanti.

"Kami mengimbau kepada seluruh PNS menjaga netralitas. Sesuai ketentuan undang-undang, PNS tidak boleh ikut politik praktis apalagi dukung mendukung caleg," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
12 menit yang lalu
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
18 menit yang lalu
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
50 menit yang lalu
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
1 jam yang lalu
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
3 jam yang lalu
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved