Jelang penetapan UMK, buruh bermalam di depan Grahadi

Rabu, 20 November 2013 - 18:26 WIB
Jelang penetapan UMK,...
Jelang penetapan UMK, buruh bermalam di depan Grahadi
A A A
Sindonews.com - Aksi turun ke jalan buruh jelang penetapan Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK) terus berlanjut. Hingga pukul 17.30 Wib rombongan buruh terus berdatangan untuk berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi. Para Buruh ini rencananya akan bermalam.

Kelompok buruh terus berdatangan di depan gedung tersebut. Mereka berjajar dan sesekali berinteraksi dengan buruh lainnya. Elemen buruh yang terdiri dari kelompok Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini menuntut UMK sebesar Rp3 juta.

Selain dua serikat pekerja itu, sejumlah elemen buruh lainnya juga tampak dalam aksi unjuk rasa ini. Diantaranya, SPSI, LEM SPSI, FSPMI, KSPI, Kahut SPSI, KEP KSPI, PPMI KSPI, KSBSI, KSN, SBK, SBM, SBMI, SMI, FSP Farkes, GRB, serta puluhan serikat pekerja lainnya.

Tampaknya aksi yang digelar sejak siang tadi akan terus berlanjut hingga malam hari. Para buruh terus berdatangan untuk bergabung dalam unjuk rasa puncak ini.

"Upah Rp3 juta adalah harga mati, jika tidak, kami akan menginap dan menduduki gedung negara Grahadi," kata Agus, salah satu korlap daro kelompok FSPMI, Rabu (20/11/2013).

Menurutnya, upaya bertahan di depan Gedung Grahadi untuk membuka mata pemerintah bahwa buruh memang butuh kesejahteraan. Sehingga, diperlukan upah layak.

Sebelumnya, ribuan buruh turun jalan menjelang penetapan UMK. Rencananya, pada Kamis (21/11/2013) besok pemprov Jatim akan menetapkan besaran UMK. Ketetapan itu akan berlaku dalam 40 hari ke depan.

Informasi yang dihimpun, ada 12 daerah di Jawa Timur yang nilai upahnya masih di bawah Rp1 Juta, yakni Bangkalan, Sumenep, Kabupaten dan Kota Madiun, Nganjuk, Kabupaten dan Kota Blitar, Bondowoso, Ponorogo, Trenggalek, Ngawi, Pacitan, dan Magetan.

Para buruh mendesak, Gubernur mengesahkan UMK sesuai dengan usulan buruh terutama di Ring I. Rincinya, Kabupaten Mojokerto Rp2.426.000, disusul Gresik Rp2.376.918, Kabupaten Sidoarjo Rp2.348.000, Kabupaten Pasuruan Rp2.311.689, dan Surabaya yang notabenenya sebagai ibu kota provinsi mengusulkan Rp2,2 juta. Otomatis, Kota Surabaya lebih rendah dibanding dengan daerah lainnya.
(rsa)
Berita Terkait
Menaker Ungkap 3 Langkah...
Menaker Ungkap 3 Langkah Wujudkan Hasil Konferensi Perburuhan Dunia
Dapat Dukungan Nyapres,...
Dapat Dukungan Nyapres, Ganjar Ajak KSPSI Bahas Agenda Perburuhan
Kembali Potong Pajak...
Kembali Potong Pajak Impor, Inggris Kecualikan Pelanggar HAM dan Perburuhan
Jumhur Hidayat Janji...
Jumhur Hidayat Janji Peraturan Perburuhan Dirombak jika Anies-Muhaimin Menang Pilpres
KSPSI ATUC Kirim Delegasi...
KSPSI ATUC Kirim Delegasi ke Sidang Perburuhan Dunia ILC ke-114 di Jenewa
Berita Terkini
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
40 menit yang lalu
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
2 jam yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
2 jam yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
3 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved