Sengketa Pemilukada Tangerang bisa lebih dahsyat dari Maluku

Jum'at, 15 November 2013 - 18:45 WIB
Sengketa Pemilukada...
Sengketa Pemilukada Tangerang bisa lebih dahsyat dari Maluku
A A A
Sindonews.com - Bukan Pemilukada Provinsi Maluku saja yang berpotensi mengalami konflik, tetapi Pemilukada Kota Tangerang pun diduga bakal mengalami hal yang sama.

Menurut Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Karyono Wibowo, potensi konflik pemilukada yang diwarnai insiden pengrusakan dan penyerangan terhadap lembaga Mahkamah Kontitusi (MK) dikhawatirkan terulang pada Pemilukada Tangerang yang sengketanya masih menggantung.

Karyono berpendapat, potensi serupa juga akan terjadi dalam kasus sengketa Pemilukada kota Tangerang, Banten. Terlebih, jika hasil putusan MK bertentangan dengan harapan mayoritas masyarakat Kota Tangerang.

"Saya prediksi, mungkin kerusuhan bisa lebih dahsyat dari kisruh pilkada Maluku karena secara geografis letak Kota Tangerang berdekatan dengan Jakarta," kata Pengamat Politik dari Indonesia Public Institute (IPI) , usai diskusi Transparansi Bawaslu di Balik Mobil Baru' di Media Center Bawaslu, Jakarta, Jumat (15/11/2013).

MK, kata Karyono sudah seharusnya memutus sengketa Pemilukada Kota Tangerang secara adil. Lahirnya putusan adil merupakan kunci untuk menjawab keresahan publik.

"Jika tidak terbukti ada pelanggaran secara terstruktur, sistematis dan masif, maka MK lebih baik segera mengesahkan kemenangan pasangan Arief R Wismansyah-Sachrudin yang sudah dipilih oleh rakyat dengan memperoleh dukungan 48 persen suara," tegasnya.

Selain itu, ia juga sangat berharap MK bisa mengembalikan marwah sekaligus kewibawaannya dimata publik. Kepercayaan hanya bisa pulih tatkala memegang teguh prinsip keadilan dan independensi dalam memutus setiap perkara sengketa pemilukada.

"Namun demikian, lembaga MK harus kita dukung keberadaannya karena MK merupakan anak kandung reformasi. MK harus bersih dan steril dari kepentingan pihak tertentu. Eksistensi MK harus tetap dipertahankan," tutup Karyono.

Sebelumnya, sengketa pemilukada Tangerang berujung di meja peradilan dan belum menemui titik terang. Meskipun pasangan Arief-Sachrudin sudah ditetapkan sebagai pemenang oleh KPUD Banten, namun keduanya belum bisa dilantik sebagai wali kota dan wakil wali kota Tangerang. Padahal masa jabatan wali kota dan wakil wali kota periode 2008-2013 akan berakhir 15 November 2013.

KPUD Banten sendiri telah melaksanakan perintah MK melakukan verifikasi ulang atas dukungan ganda partai Hanura yang dialamatkan kepada pasangan calon Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto. Hasil verifikiasi ulang tersebut telah dilaporkan ke MK pada tanggal 22 Oktober lalu.

Namun, hingga kini MK juga belum memutuskan sengketa pemilukada Kota Tangerang, padahal masa jabatan Walikota periode sebelumnya sudah habis pertanggal 15 November 2013.
(kri)
Berita Terkait
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar...
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar Jawara Pilkada Tangsel 2020
Siap Jadi Calon Wali...
Siap Jadi Calon Wali Kota Tangerang 2024? Sachrudin: Insyaallah yang Terbaik
Pilkada 2024, Faldo...
Pilkada 2024, Faldo Maldini Didampingi Kaesang Blusukan di Kota Tangerang
Rektor UMT Gali Konsep...
Rektor UMT Gali Konsep City Branding untuk Kota Tangerang
Sederet Janji Putri...
Sederet Janji Putri Wapres di Pilkada Tangsel, Setiap RW Diberi Dana Rp100 Juta
Melihat Persiapan Logistik...
Melihat Persiapan Logistik Pilkada Kota Tangerang Selatan
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
2 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
3 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
6 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved