Rp30 miliar, baru 4 tanggul yang diselesaikan
Jum'at, 15 November 2013 - 00:19 WIB
Rp30 miliar, baru 4 tanggul yang diselesaikan
A
A
A
Sindonews.com - Dalam perbaikan tanggul di Bekasi, delapan titik yang perlu diperbaiki berada di kawasan Kecamatan Jatiasih seperti Perumahan Pondok Gede Permai, Kemang IFI, Pondok Mitra Lestari, Disnaker, dan Vila Nusa Indah Kecamatan Jati Asih.
Kabid Tata Air Disbimarta Kota Bekasi Nurul Furqon mengakui, untuk perbaikan delapan titik tanggul tersebut, Pemkot Bekasi mendapatkan bantuan sebesar Rp30 miliar dari Direktorat Jendral Sumber Daya Air.
"Perbaikan itu baru selesai sekira 40 persen untuk tanggul jebol tersebut," kata Furqon di Bekasi, Kamis (14/11/2013).
Sekadar diketahui, catatan Bendung Kali Bekasi, curah hujan yang tinggi di kawasan Bogor beberapa hari terakhir mengakibatkan debit limpasan air yang dibuang ke laut mengalami peningkatan. Paling tinggi, terjadi Rabu 13 November 2013 malam sekira pukul 22.00 WIB.
Debit limpasan mencapai 201 meter kubik per detik. Padahal rata-rata hari biasa tak sampai 100 meter kubik per detik. Kondisi itu masih normal, namun mengalami peningkatan yang mulai dikhawatirkan membanjiri kembali wilayah Bekasi.
Biasanya, banjir menggenangi pemukiman di sepanjang Kali Bakasi apabila debit limpasan air sudah mencapai di atas 400 meter kubik per detik. Jika sudah mencapai angka itu, artinya pemukiman siap-siap menampung air yang meluap dari Kali Bekasi.
Baca berita terkait:
Bekasi desak pusat tuntaskan perbaikan tanggul
Kabid Tata Air Disbimarta Kota Bekasi Nurul Furqon mengakui, untuk perbaikan delapan titik tanggul tersebut, Pemkot Bekasi mendapatkan bantuan sebesar Rp30 miliar dari Direktorat Jendral Sumber Daya Air.
"Perbaikan itu baru selesai sekira 40 persen untuk tanggul jebol tersebut," kata Furqon di Bekasi, Kamis (14/11/2013).
Sekadar diketahui, catatan Bendung Kali Bekasi, curah hujan yang tinggi di kawasan Bogor beberapa hari terakhir mengakibatkan debit limpasan air yang dibuang ke laut mengalami peningkatan. Paling tinggi, terjadi Rabu 13 November 2013 malam sekira pukul 22.00 WIB.
Debit limpasan mencapai 201 meter kubik per detik. Padahal rata-rata hari biasa tak sampai 100 meter kubik per detik. Kondisi itu masih normal, namun mengalami peningkatan yang mulai dikhawatirkan membanjiri kembali wilayah Bekasi.
Biasanya, banjir menggenangi pemukiman di sepanjang Kali Bakasi apabila debit limpasan air sudah mencapai di atas 400 meter kubik per detik. Jika sudah mencapai angka itu, artinya pemukiman siap-siap menampung air yang meluap dari Kali Bekasi.
Baca berita terkait:
Bekasi desak pusat tuntaskan perbaikan tanggul
(mhd)