Pertumbuhan kendaraan 1,2 juta, ini reaksi Jokowi
Kamis, 14 November 2013 - 17:17 WIB
Pertumbuhan kendaraan 1,2 juta, ini reaksi Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta mengaku kaget setelah mengetahui pertumbuhan jumlah kendaraan baru di Jakarta sepanjang Januari hingga Oktober tahun ini mencapai 1,2 juta unit.
"Kemarin saya minta data berapa pertambahan kendaraan kita tahun ini. Kenaikannya 1.218.000 mobil dan motor. Motor 944.000, mobil 273.000," kata Jokowi di Balai Kota, Kamis (14/11).
Menurut Jokowi, jumlah penambahan kendaraan baru itu termasuk mobil murah yang digulirkan pemerintah pusat. Angka kendaraan itu didapat berdasarkan data jumlah pembelian kendaraan baru di Jakarta.
"Bayangkan dari Januari sampai Oktober, angkanya segitu. Itu Jakarta saja, dari motor dan mobil baru, termasuk mobil murah," jelasnya.
Mengantisipasi makin membludaknya jumlah kendaaran di Jakarta, Jokowi mengatakan akan memberlakukan tarif progresif setinggi-tingginya.
Sementara soal pembatasan kendaraan merupakan kewenangan pemerintah pusat.
"Kita tinggikan tarif progresif setinggi-tingginya. Kalau pembatasan itu urusan pemerintah pusat," tandasnya.
"Kemarin saya minta data berapa pertambahan kendaraan kita tahun ini. Kenaikannya 1.218.000 mobil dan motor. Motor 944.000, mobil 273.000," kata Jokowi di Balai Kota, Kamis (14/11).
Menurut Jokowi, jumlah penambahan kendaraan baru itu termasuk mobil murah yang digulirkan pemerintah pusat. Angka kendaraan itu didapat berdasarkan data jumlah pembelian kendaraan baru di Jakarta.
"Bayangkan dari Januari sampai Oktober, angkanya segitu. Itu Jakarta saja, dari motor dan mobil baru, termasuk mobil murah," jelasnya.
Mengantisipasi makin membludaknya jumlah kendaaran di Jakarta, Jokowi mengatakan akan memberlakukan tarif progresif setinggi-tingginya.
Sementara soal pembatasan kendaraan merupakan kewenangan pemerintah pusat.
"Kita tinggikan tarif progresif setinggi-tingginya. Kalau pembatasan itu urusan pemerintah pusat," tandasnya.
(ysw)