Ini penyebab macet Jakarta versi Dishub DKI

Selasa, 12 November 2013 - 14:44 WIB
Ini penyebab macet Jakarta...
Ini penyebab macet Jakarta versi Dishub DKI
A A A
Sindonews.com - Kemacetan parah yang terjadi belakangan ini dianggap oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta bukan disebabkan karena sterilisasi jalur Transjakarta diberlakukan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menegaskan, kemacetan parah yang terjadi akhir-akhir ini disebabkan meningkatnya jumlah perjalanan akibat bertambahnya kendaraan baru di Jakarta.

Menurutnya, dengan adanya sterilisasi busway justru tingkat pelanggaran berkurang. Busway yang tadinya dipadati kendaraan pribadi kini sudah berkurang karena takut dengan denda maksimal.

"Jika memang tidak ingin terjebak macet maka silahkan gunakan ke bus Transjakarta," katanya ketika dihubungi, Selasa (12/11/2013).

Bahkan, dengan adanya sterilisasi busway ini, jumlah rotasi bus Transjakarta jadi bertambah. Waktu tunggu penumpang di salah satu halte bus Transjakarta antarbus dapat lebih cepat dari 10 menit menjadi lima menit.

Kini jumlah armada bus Transjakarta yang ada sebanyak 579 unit yang terdiri atas bus gandeng dan single. Berdasarkan data survei Institut Studi Transportasi (Instran) 2010, ketika ada program sterilisasi jalur, kecepatan rata-rata Transjakarta meningkat sampai 25 persen.
(ysw)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
52 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
3 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved