Logistik pemilu di Jabar gagal lelang

Sabtu, 09 November 2013 - 14:53 WIB
Logistik pemilu di Jabar...
Logistik pemilu di Jabar gagal lelang
A A A
Sindonews.com - Logistik untuk kebutuhan Pemilu 2014 di Jawa Barat gagal lelang. Ada tiga item yang dilelangkan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemprov Jawa Barat, yaitu kotak suara, bilik suara, dan sampul.

"Betul, pengadaan logistik gagal lelang," kata Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat, di Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Sabtu (9/11/2013).

Penyebabnya, barang yang dilelangkan sepi peminat hingga penutupan waktu lelang. "Hanya ada satu perusahaan yang mengajukan penawaran," ucapnya.

Sesuai aturan, lelang baru bisa dilaksanakan jika minimal ada tiga perusahaan yang mengajukan penawaran. Dari tiga perusahaan itu, nantinya akan dipilih satu pemenang untuk pengadaan barang.

Sepinya peminat lelang dikarenakan minimnya waktu yang diberikan untuk proses produksi dan distribusi. "Waktu yang diberikan hanya 15 hari mulai dari proses produksi sampai distribusi, tidak ada perusahaan (lain) yang sanggup melakukan pengadaan barang," jelas Yayat.

Lelang kemudian diputuskan dilaksanakan diulang. Harapannya agar lebih banyak perusahaan yang mengajukan penawaran.

"Kita lakukan modifikasi dengan memberikan waktu untuk produksi sampai distribusi selama 20 hari, bukan 15 hari seperti lelang yang kemarin," ujarnya.

Proses lelang pun sudah dibuka sejak kemarin. Sementara disinggung soal distribusi logistik, Yayat menegaskan tidak terganggu dengan adanya gagal lelang itu. "Tidak mengganggu karena masa persiapan pemilu masih panjang," pungkas Yayat.

Untuk pengadaan logistik pemilu, KPU Jawa Barat mengalokasikan total anggaran hingga Rp40,1 miliar. Alokasi untuk pengadaan sampul adalah Rp5,6 miliar, bilik suara Rp11 miliar, dan kotak suara Rp23,4 miliar.

Awalnya, pagu yang disiapkan hanya sekira Rp28,8 miliar. Tapi ternyata diperlukan penambahan anggaran hingga totalnya berjumlah Rp40,1 miliar.

Awalnya, pada akhir November barang-barang itu sudah bisa didistribusikan ke KPU kabupaten/kota. Karena dilelang ulang, kemungkinan distribusi baru dilakukan pada Desember.
(rsa)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
1 jam yang lalu
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
1 jam yang lalu
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
1 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Talaud...
Gempa M5,6 Guncang Talaud Maluku Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
1 jam yang lalu
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
2 jam yang lalu
Prosesi Injak Kepala...
Prosesi Injak Kepala Kerbau Dikaitkan dengan Banteng, Ini Jawaban Jokowi
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved