Pendidikan harus cetak pemimpin dan pengusaha

Sabtu, 09 November 2013 - 11:23 WIB
Pendidikan harus cetak...
Pendidikan harus cetak pemimpin dan pengusaha
A A A
Sindonews.com - Lembaga pendidikan diminta agar tidak hanya mencetak para sarjana, melainkan juga melahirkan pemimpin dan pengusaha.

Hal itu ditegaskan Pengusaha Muslim, Soetrisno Bachir, dalam seminar memperingati 71 tahun Ma’had Islam, Jumat (8/11/2013) di Pekalongan, Jawa Tengah.

Menurutnya, lembaga pendidikan harus membekali kemampuan berpikir menembus jauh ke depan. "Lembaga pendidikan Islam harus menjadi tempat penggemblengan kader umat yang unggul. Umat Islam harus visioner dan menjawab tantangan zaman,” papar Soetrisno.

Soetrisno menambahkan, pendidikan Islam juga harus mampu memberi bekal kepemimpinan dan kewirausahaan kepada para anak didiknya. Belajar dari zaman kejayaan Islam di masa lalu, lanjutnya, umat Islam harus visioner, mampu memimpin, dan mengelola potensi duniawi.

“Pendidikan Islam harus komprehensif dan terintegrasi, jangan sekuler. Jangan mengajak memikirkan akhirat saja, tapi juga bagaimana menguasai urusan dunia. Selain harus cerdas, seorang muslim juga harus kuat dan kaya!,” tegas mantan Ketua Umum Partai Amanat nasional ini.

“Kekayaan adalah sarana ibadah. Dengan menjadi kaya, kita semakin berdaya untuk membangun peradaban umat,” Soetrisno menambahkan.

“Di sektor perekonomian, kita harus mengevaluasi kondisi di negara yang mayoritas muslim ini. Berapa persen pengusaha muslim mampu mengontrol perekonomian?,” cetus Soetrisno sembari mengajak peserta seminar untuk ikut berpikir.

Pengusaha yang juga Ketua Umum Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) ini menceritakan bahwa bangsa Indonesia masih jauh ketinggalan dari negara-negara tetangga.

“Populasi wirausahawan di Indonesia masih sebanyak 1,56 persen, berada jauh di bawah Malaysia yang punya 4 persen, Thailand punya 4,1 persen, apalagi dengan Singapura yang punya 7 persen,” urainya.

Dengan pengalamannya sebagai pengusaha dan tokoh politik nasional, Soetrisno berkomitmen untuk menanamkan pondasi peradaban secara komprehensif.

"Pendidikan kita harus membuka diri, harus hijrah ke pusaran baru dengan mengintegrasikan gerakan wirausaha dalam sistem pendidikan," usulnya.

Soetrisno mengisahkan bahwa sebagai Ketua Umum KB PII periode 2011-2015, ia juga memberikan perhatian besar pada gerakan wirausaha di organisasi yang dipimpinnya.

“PII juga saya dorong untuk tidak hanya mencetak kader cendekiawan dan pemimpin umat, tapi juga kader entrepreneur,” jelasnya.

Antara lain dengan menggerakkan program terkait kewirausahaan seperti mendirikan “imsa-mart” dan program “go-creative-preneur’ yang mejadi gerakan para alumni PII secara nasional.

Sebagaimana diketahui, bahwa KB PII adalah wadah alumni Pelajar Islam Indonesia (PII) yang telah berkiprah sejak tahun 1947.

Sedangkan KB PII didirikan pada 28 Mei 1998 di Masjid Istiqlal di Jakarta. Hingga saat ini KB PII telah memiliki kepengurusan di seluruh provinsi serta hampir keseluruhan Kabupaten dan Kota di Indonesia.
(rsa)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved