Modus baru penipuan dengan struk ATM palsu

Jum'at, 08 November 2013 - 14:59 WIB
Modus baru penipuan...
Modus baru penipuan dengan struk ATM palsu
A A A
Sindonews.com - Tampaknya modus penipuan semakin berkembang di Kota Surabaya. Kali ini modus tersebut menggunakan struk Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dipalsukan.

Struk ATM palsu itu digunakan untuk pembayaran barang yang telah dibeli. Penipuan model ini, menimpa seorang penjual alat elestronik di kawasan Pakuwon Trade Center (PTC) Surabaya. Dari toko milik Ferry itu, seorang penipu berhasil menggondol beberapa unit barang elektronik senilai Rp34 juta.

"Laporan pemilik toko sudah masuk ke Polisi dan sedang kami dalami," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman ketika dikonfirmasi, Jumat (8/11/2013).

Dalam laporan ke polisi, Ferry menceritakan kejadian penipuan yang menimpanya itu. Saat itu ada seorang laki-laki yang hendak membeli laptop dan smartphone. Dalam pembayaran, sang pembeli menggunakan kartu debet Bank Mandiri untuk melakukan pembayaran dengan total Rp34 Juta. Pegawai toko kemudian menyiapkan alat transaksi debit dan Kredit. Pelaku kemudian menggesekkan kartu ke alat tersebut.

Rupanya, berkali-kali menggesek, transaksinya gagal. "Berkali-kali digesek ternyata gagal dan pelaku berdalih bahwa mesin gesek milik toko tersebut rusak," jelas Farman.

Kemudian, pelaku memilih untuk melakukan transaksi via transfer rekening dan meminta nomer rekening toko milik Ferry itu.

Setelah mendapatkan nomer rekening, pelaku berpamitan keluar dari toko untuk mencari mesin ATM. Tak lama berselang, pelaku kembali dengan membawa struk ATM sebagai tanda transaksi telah selesai.

"Struk itu kemudian ditunjukkan ke pelayan toko senilai harga transaksi sebesar Rp34 juta," katanya.

Celakanya, pelayan toko tidak memeriksa struk itu secara detail dan langsung memberikan barang berupa laptop dan smartphone itu kepada pelaku senilai Rp34 Juta. Kontan saja, setelah barang ditangan sang pelaku langsung kabur.

"Pemilik toko kaget, karena tidak ada transaksi masuk dari pembeli tadi," ujarnya. Farman juga mengaku, modus penipuan serupa memang sudah kesekian kalinya terjadi di Surabaya. Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut guna mengejar pelaku penipuan itu.
(lns)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved