Nelayan Desa Raja tewas disambar petir

Jum'at, 08 November 2013 - 13:52 WIB
Nelayan Desa Raja tewas...
Nelayan Desa Raja tewas disambar petir
A A A
Sindonews.com - Seorang nelayan Desa Raja, Ddusun Balambang, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, tewas seketika di dalam perahu setelah tubuhnya disambar petir. Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi, pada Kamis 7 November 2013 malam.

Saat kejadian, cuaca sedang turun hujan lebat disertai petir. Ketika itu, dia bersama orang tuanya sedang dalam perjalanan pulang dari menangkap ikan di laut.

Jasad korban tadi pagi dikuburkan, di pemukiman Islam, Desa Raja. Sementara istri korban pingsan, karena belum bisa menerima kenyataan tersebut.

Berdasrakan informasi dari keluarga korban, petir tersebut telak menghantam bagian kepala korban hingga batok kepala korban pecah. Peristiwa ini disaksikan oleh orang tua korban, dan lima rekannya yang saat itu berada satu perahu.

Korban bernama Romi. Saat kejadian tersebut, korban bersama orang tuanya, dan rekan-rekannya sekampung, dalam perjalanan pulang menuju Dermaga Desa Raja, sekira 200 meter dari dermaga.

Tiba-tiba, ada petir yang disertai kilat. Saat itu juga korban yang berdiri di ujung perahu langsung rubuh. Setelah diperiksa, tubuh korban menghitam dan bagian kepalanya pecah.

Oleh orang tua korban, diyakini korban meninggal dunia akibat disambar petir. Karena saat itu juga sedang turun hujan lebat yang disertai halilintar.

Jasad korban langsung di semayamkan di rumah duka. Istri korban yang bernama Hilda berkali-kali tak sadarkan diri, karena belum siap menerima kenyataan pahit kehilangan suaminya. Selain itu, korban juga meninggalkan seorang anak yang baru berusia enam bulan.

Setelah di salati, jenazah korban di makamkan. Proses pemakaman ini diantar ratusan pelayat dan sanak keluarga korban. Sejumlah anggota polisi dari Polres Palopo dan Polres Luwu juga hadir melayat ke rumah duka.

Ternyata, korban semasa hidupnya menjadi langganan aparat kepolisian di Tana Luwu yang hoby mancing di laut, dimana korban dan perahunya selalu di sewa aparat untuk mengantarkan ketempat mancing yang banyak ikannya.
(san)
Berita Terkait
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Pangkep Terdampar...
Nelayan Pangkep Terdampar di Bali Setelah 15 Hari Terombang-ambing di Laut
Dihantam Ombak Besar...
Dihantam Ombak Besar di Perairan Wonggarasi Timur, 5 Nelayan Selamat 1 Hilang
Tiga Hari Hilang saat...
Tiga Hari Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Maros Ditemukan Tewas
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Berita Terkini
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
18 menit yang lalu
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
9 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
11 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
12 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
13 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
13 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved