Warga protes pembuatan akta kelahiran

Rabu, 06 November 2013 - 14:26 WIB
Warga protes pembuatan...
Warga protes pembuatan akta kelahiran
A A A
Sindonews.com - Penerapan persayaratan yang ketat dalam membuat akta kelahiran dikritik warga. Bahkan, warga harus berhari-hari mentgurus akta kelahiran karena ribetnya administrasi.

Kondisi ini dialamai Marsiti warga Depok, bahkan sejak dua hari mengurus akta kelahiran anaknya, dia harus berkali-kali datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok.

"Ribet memang sekarang, harus foto kopi KTP dan bawa saksi dari rumah," kata Marsiti di temui di Kantor Dinas DUkcapil Kota Depok, Rabu (6/11/2013).

Dari sejumlah persayaratan itu kebanyakan warga merasa kesulitan untuk menghadirkan dua orang saksi.

Sebelumnya, aturan itu kurang diterapkan sehingga warga hanya membawa surat-surat yang telah dilegalisir saja. Dengan diwajibkannya warga membawa saksi maka waktu pengurusan pun menjadi lebih lama.

"Kalau dulu enggak harus bolak-balik. Jadi gampang, tinggal datang sendiri dengan membawa surat nikah dan kartu keluarga," katanya.

Sejak dulu persayaratan dalam pengurusan tidak mengalami perubahan. Hanya saja, saat ini seluruh syarat itu wajib dipenuhi. Pengetatan aturan itu sudah berlangsung sejak Mei 2013.

Penerapan aturan itu dirasa menyulitkan bagi warga yang mengurus. Marsiti mengaku sudah dua hari mengurus tapi masih saja ada kekurangan.

Pekan lalu dirinya sempat mengajukan permohonan akta, namun dia ditolak karena tidak membawa saksi dan surat-suaratnya tidak dilegalisir. "Enggak bawa saksi, akhirnya balik lagi," katanya.

Menurut Marsiti, pembuatan akta itu tidak gratis. Biayanya masih sama dengan yang sebelum aturan diperketat. Jika umur anak yang diajukan masih di bawah 60 hari, biayanya hanya Rp25 ribu. Jika di atas 60 hari, biayanya Rp55 ribu.

"Sama saja biayanya," aku warga Rawa Kalong, Cipayung Jaya, Depok.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
THR ASN Kota Depok Sudah...
THR ASN Kota Depok Sudah Dicairkan 100%
Berita Terkini
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
6 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
17 menit yang lalu
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
2 jam yang lalu
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
2 jam yang lalu
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
3 jam yang lalu
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
4 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved