Menjambret, dua pemuda babak belur dihakimi warga

Senin, 04 November 2013 - 17:51 WIB
Menjambret, dua pemuda...
Menjambret, dua pemuda babak belur dihakimi warga
A A A
Sindonews.com - Dua jambret babak belur dipukuli warga setelah tertangkap usai beraksi. Aksinya tak mulus, pasalnya jambret itu hanya mendapatkan potongan tali tas, saat menggasak korbannya, Senin (4/11/2013).

Oleh petugas Polsek Pedurungan, dua jambret itu sempat dibawa ke RS Bhayangkara Kota Semarang untuk dirawat intensif. Keduanya mengalami luka parah di sekujur tubuh, mulai kepala, bibir pecah dan luka di kaki kiri. Insiden saat itu terjadi sekira pukul 00.30 Wib.

Dua jambret itu masing – masing; Adi Kurniawan alias Dayak (22), warga Desa Boleng, Kelurahan Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak; dan Bayu Setiyawan alias Pitik (18), warga Kebonrejo RT3/RW3 nomor 13, Kelurahan Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Saksi, Bambang, yang sedang duduk – duduk di Jalan Wolter Monginsidi, Pedurungan, mengatakan saat itu mendengar ada dua orang mencurigakan menaiki sepeda motor Suzuki Satria FU. Ada teriakan jambret.

“Saya ikut kejar. Tapi tidak kena. Ternyata di wilayah Penggaron Kidul, tertangkap dan dipukuli massa,” katanya kepada petugas.

Mengetahui kejadian itu, Bambang kemudian menelepon petugas Polsek Pedurungan. Tak lama, petugas pun menuju lokasi kejadian, di Penggaron Kidul, Pedurungan tersebut. Betul saja, ternyata dua orang pengendara Suzuki Satria Fu itu yang dimassa.

Petugas gabungan dari Polsek Pedurungan kemudian mengamankan TKP (Tempat Kejadian Perkara), agar dua pelaku itu tidak terus menjadi bulan – bulanan warga yang geram.

Kapolsek Pedurungan, Kompol Sukarman mengatakan TKP kejadian itu tepatnya di Jalan Sunan Kali Jaga RT4/RW1, Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

“Kedua sudah kami amankan di Polsek. Masih kami mintai keterangan. Barang buktinya yang diambil itu tali tas cangklong, mungkin putus waktu ditarik dari korban. Sampai sekarang korban belum ada yang melapor,” katanya saat dikonfirmasi SINDO via telepon seluler.

Sukarman mengatakan sejauh ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu. Termasuk mencari tahu siapa korbannya.

“Motornya masih kami amankan di Mapolsek. Mereka statusnya belum tersangka, karena belum ada korban melapor. Namun demikian, mereka ini mengakui kalau habis menjambret,” tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
1 jam yang lalu
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
2 jam yang lalu
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
3 jam yang lalu
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
4 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
4 jam yang lalu
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
11 jam yang lalu
Infografis
4 Skenario Timnas Indonesia...
4 Skenario Timnas Indonesia di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved