Mogok nasional di Makassar aman

Jum'at, 01 November 2013 - 17:05 WIB
Mogok nasional di Makassar...
Mogok nasional di Makassar aman
A A A
Sindonews.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulselbar Irjen Pol Burhanuddin Andi mengklaim, aksi mogok nasional yang dilaksanakan buruh di Makassar, Sulawesi Selatan, berjalan aman.

Dalam puncak aksi unjuk rasa dua hari terakhir ini, Burhanuddin mengaku berjalan sesuai yang direncanakan, tanpa adanya aksi anarkistis seperti yang diprediksi sebelumnya.

"Alhamdulillah, puncak aksi buruh selama dua hari ini berjalan aman dan damai. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh elemen buruh, demi terjaganya situasi di kota kita ini," ujarnya, kepada wartawan, Jumat (1/11/2013).

Menurutnya, sepanjang dua hari ini, tidak ada kejadian yang menonjol seperti bentrok, tutup jalan, pengrusakan, penyanderaan, serta sweeping dari ribuan buruh. Tentunya, hal tersebut menjadi sesuatu yang sangat berharga dan berdampak positif bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

"Dengan demikian, masyarakat akan merasakan ketenangan dan kenyamanan, bebas dari rasa takut, bebas dari kekhawatiran, serta bebas dari gangguan," pungkasnya.

Sementara itu, sebanyak 500-an buruh kembali melakukan aksi unjuk rasa di Pintu II Kawasan Industri Makassar (KIMA) Jalan Perintis Kemerdekaan, Biringkanaya. Dalam orasinya, massa yang tergabung dalam Front Samurai ini menuntut kenaikan upah minimum 50 persen pada 2014 mendatang.

Dia pun menentang keras keputusan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang menetapkan upah minimum Sulsel tahun depan senilai Rp1,8 juta.

Sekitar pukul 15.00 Wita, ratusan buruh ini kemudian bergerak ke Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, untuk melakukan pemblokiran hingga tuntutannya dikabulkan. Namun, hal tersebut berhasil digagalkan aparat gabungan yang dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wisnu Sanjaya.

Massa sempat menduduki simpang lima Bandara Hasanuddin di Jalan Perintis Kemerdekaan-Tol Ir Sutami. Namun setelah dilakukan negosiasi, buruh akhirnya bersedia mundur dan kembali ke KIMA.

"Alhamdulillah tidak ada pemblokiran di bandara. Kita beri pengertian, hal itu bisa merugikan banyak pihak. Kami salut atas pengertian dari teman-teman buruh," aku Kapolrestabes.
(san)
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
16 menit yang lalu
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
2 jam yang lalu
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
2 jam yang lalu
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
2 jam yang lalu
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
3 jam yang lalu
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved