Tusuk pelajar, dua alumni SMK ditangkap polisi

Rabu, 30 Oktober 2013 - 21:38 WIB
Tusuk pelajar, dua alumni...
Tusuk pelajar, dua alumni SMK ditangkap polisi
A A A
Sindonews.com - Polsek Cempaka Putih menangkap dua orang yang terlibat tawuran, dan terbukti menggunakan senjata tajam. Akibat tawuran tersebut, seorang pelajar terkena sabetan senjata tajam, dan mendapatkan perawatan di RS St Caroulus.

Kedua orang tersebut yakni Reynaldy alias Topeng (18) dan Rendy (20). Keduanya terbukti membacok korban dengan golok, dan menusuk menggunakan pecahan kaca.

Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih AKP Supriyadi mengatakan, kejadian berawal ketika SD (17) pelajar salah satu SMA di kawasan Kayu Manis menyebrang bersama teman-temannya ke arah Jalan Pramuka, tepatnya di depan Hotel Sentral.

Kemudian kedua pelaku alumni SMK Karya Guna, bersama rekannya yang memang sudah menunggu di tempat tersebut melempar korban yang bersama teman-temannya dengan botol mineral.

Tidak terima dengan lemparan tersebut, akhirnya korban dan rekan-rekannya membalas lemparan menggunakan batu sambil berteriak.

"Awalnya korban bersama teman-temannya tidak berniat tawuran, tapi karena diserang korban melawan," tutur Supriyadi, Rabu (30/10/2013).

Selanjutnya, karena kalah jumlah korban berlari, nahas SD tersandung dan terjatuh sehingga sempat menjadi bulan-bulanan musuhnya. Beruntung petugas datang ke lokasi dan membubarkan dua kelompok tersebut.

Setelah keadaan kondusif, baru diketahui ada korban yang mengalamin luka di tangan kirinya. "Kemungkinan korban berusahan menangkis sabetan benda tajam dari pelaku," tuturnya.

Setelah dibubarkan petugas menangkap dua orang yang masih memegang senjata tajam. Dari keterangan pelaku, dirinya berbuat hal itu karena memiliki dendam lama terhadap sekolah korban.

Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 170 tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. "Beruntung pelaku dapat langsung ditangkap, sehingga tawuran tidak meluas," ucap Supriyadi.

Doni (32) warga sekitar mengatakan, di kawasan tersebut warga sebenarnya sudah kesal dengan aksi tawuran. Sehingga tidak jarang ketika ada tawuran, warga langsung menangkap atau bahkan malah melemparinya pelajar tersebut agar tidak tawuran.

Namun, karena sepi sehingga tawuran bisa pecah. "Memang kami juga selalu bertindak, jika ada tawuran pelajar. Tapi tadi kejadiannya juga tidak begitu lama," ujar Doni.

Mau tahu kiat mencegah tawuran, klik saja di sini.
(stb)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Rekaman Tawuran Pelajar...
Rekaman Tawuran Pelajar SMP di Sukabumi Tersebar, Diduga Akan Dijadikan Konten Medsos
Tawuran di Bogor, 2...
Tawuran di Bogor, 2 Pelajar Terluka Kena Sabet
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
7 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
7 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
9 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
10 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
10 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
11 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved