Baru setahun dibangun talut Jembatan Banar rusak

Rabu, 30 Oktober 2013 - 16:38 WIB
Baru setahun dibangun...
Baru setahun dibangun talut Jembatan Banar rusak
A A A
Sindonews.com – Talut jembatan Banar yang berada di ruas jalur alternatif Solo-Selo-Borobudur rusak. Kerusakan talut tersebut mengakibatkan erosi pada sebagian badan jalan beraspal.

Kerusakan diduga karena faktor hujan yang beberapa hari terakhir mengguyur di wilayah tersebut. Kendati demikian, pembangunan talut jembatan Banar belum genap berusia satu tahun.

Suketi (43), salah seorang warga setempat mengatakan, kerusakan talut tersebut terjadi, Rabu (30/10) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, di wilayahnya sedang diguyur hujan lebat.

“Habis subuh, mungkin karena hujan sangat lebat terus taludnya tidak kuat menahan air,” katanya.

Dia juga menjelaskan, talut yang rusak berada di sisi timur berdekatan dengan tiang pancang. Lebar kerusakan mencapai lebih dari tiga meter dengan kedalaman dua meter.

Sejauh ini kejadian tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas. Namun, sejumlah pekerja terlihat sedang melakukan perbaikan. Selain itu, di sekeliling lokasi, diberi rambu pembatas.

“Tidak terlalu membahayakan, tapi cukup menghambat perjalanan dan membuat khawatir jika kerusakan merambat,” lanjutnya.

Terpisah, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Magelang, Syamsul Huda menengarai kerusakan tersebut tidak semata-mata diakibatkan faktor hujan.

“Jika konstruksinya baik tentu tidak akan ambrol seperti ini meskipun terkena hujan,” ujarnya.

Dia juga menilai sejak awal proses pembangunan jembatan senilai Rp12 miliar tersebut tidak direncanakan dengan baik. Sebelum selesai, jembatan tersebut sempat ambles hanya karena kesalahan pengukuran yang membuat badan jembatan tidak rata.

”Kita berharap dinas (DPU dan ESDM) tidak hanya melakukan perbaikan. Tapi juga mengkontrol seluruh bagian jembatan ini supaya tidak terjadi kerusakan lagi,” pintanya.

Sementara Sekrtaris Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumberdaya Mineral (DPU dan ESDM), Heriyanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan perbaikan talut jembatan. Menurutnya, kerusakan tersebut terjadi karena faktor alam.

“Kerusakan yang terjadi karena hujan deras,” jelasnya.

Diketahui, Pembangunan jembatan Banar memakan dana APBD 2012 senilai Rp12 miliar. Panjang 70 meter dan lebar 12 meter. Jembatan tersebut memiliki posisi amat strategis.

Sebab, sekaligus juga dirancang untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas di jalur pariwisata Solo-Selo-Borobudur. Selain itu, bisa difungsikan untuk memecah dan mengalihkan arus lalu lintas, utamanya pada saat liburan Idul Fitri serta perayaan Waisak.
(lns)
Berita Terkait
Jembatan di Jalan Sudirman...
Jembatan di Jalan Sudirman Pematangsiantar Terancam Ambruk, Warga Takut Melintas
Ngeri, Warga dan Anak...
Ngeri, Warga dan Anak Sekolah Bertaruh Nyawa Melintasi Jembatan Ini
Jembatan Roboh, Lima...
Jembatan Roboh, Lima Pekerja Tertimpa Besi dan Satu Tewas
Jembatan MA Salmun Retak,...
Jembatan MA Salmun Retak, Pemkot Bogor Lakukan Rekayasa Lalin
Sudah Lapuk, Jembatan...
Sudah Lapuk, Jembatan Penghubung 4 Dusun di Sukabumi Ini Belum Juga Diperbaiki
Diguyur Hujan Deras,...
Diguyur Hujan Deras, Dinding Jembatan Karangmojo Terancam Ambruk
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved