Pabrik sabu digerebek, satu WNA Australia kabur

Senin, 28 Oktober 2013 - 17:04 WIB
Pabrik sabu digerebek,...
Pabrik sabu digerebek, satu WNA Australia kabur
A A A
Sindonews.com - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat berhasil membongkar home industri pembuatan narkotika jenis sabu di Perumahan Villa Meutia Kirana Blok C 8 No 11, di Jalan Cut Meutia, Sepanjangjaya, Rawalumbu, Kota Bekasi, dini hari tadi.

Dalam penggrebakan itu, bahan baku sabu miliaran rupiah berhasil diamankan petugas. Selain bahan baku pembuatan sabu, otak pembuatan sabu itu adalah Warga Negara Asing (WNA) asal Australia dengan inisial SI (31), juga berhasil diamankan berikut satu kurir warga Indonesia Zaki Saputra (ZS) (30).

Sedangkan satu WNA Australia lainya berhasil melarikan diri dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Komplotan yang berhasil dibekuk tersebut adalah jaringan narkotika internasional yang biasa menyuplai sabu ke beberapa negara khususnya Australia maupun di wilayah Indonesia.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polresta Jakarta Pusat AKBP JR Sitinjak mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari tiga orang yang sedang melakukan pesta sabu di tempat hiburan malam di wilayah Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ketiganya adalah TYP, ZS dan HW.

"Ketiganya kami tangkap di tempat hiburan malam berikut barang bukti berupa 0,5 ons sabu siap hisap beserta obat–obatan dalam jumlah yang tidak wajar," ujar Sitinjak di lokasi penggrebekan, Senin (28/10/2013).

Dari ketiganya, tambahnya, petugas mendapatkan informasi tempat pembuatan barang haram itu di dua tempat di Bekasi.

Mendapatkan informasi itu, kata Sitinjak, petugas mengamankan SI di salah satu Apartement di Kota Bekasi persisnya di lantai 15 sekitar pukul 02.00 WIB. Dari penangkapan SI, pihaknya berhasil menemukan lokasi pembuatan sabu di Perumahan Villa Meutia Kirana.

Setelah melakukan penggledahan diperumahan mewah tersebut, petugas menangkap kurir ZS yang bertugas sebagai pembantu dalam pembuatan bahan sabu tersebut.

Selain SI, kata dia, pihaknya masih memburu seorang warga Australia yang bertindak sebagai pembuat sabu tersebut.

"Dalam home indutsri tersebut, SI berperan sebagai pemiliknya, satu WNA lainya yang menjadi DPO berperan sebagai peracik bahan sabu dan ZS sebagai kurir yang membantu keduanya dalam mengolah sabu itu," katanya.

Rencananya, sabu yang sudah diproduksi itu akan dibawa ke Australia dan negara lainnya.

Menurutnya, perumahan mewah tersebut baru dijadikan home industri pembuatan sabu sejak 4 Oktober lalu. Namun dalam penggrebekan itu, petuga menemukan lima kilogram serbuk sudah hampir berbentu menjadi kristal sabu sebanyak 70 persen dengan harga Rp1,2 miliar.

Selain itu, pihaknya juga menyita sebanyak 100 kilogram bahan pembuat sabu dengan harga Rp50 juta. Seluruhnya berbentuk cairan yang sudah diolah dan diendapkan di galon ukuran 19 liter, dan kecil.

Selain itu, juga terdapat di 8 bak kontainer, dan ribuan tablet mengandung ephedrine (bahan pembuat sabu).
(mhd)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved