Warga Makassar & sekitarnya diminta waspada puting beliung

Minggu, 27 Oktober 2013 - 11:21 WIB
Warga Makassar & sekitarnya...
Warga Makassar & sekitarnya diminta waspada puting beliung
A A A
Sindonews.com - Warga Makassar dan kabupaten/kota lain yang terletak di pantai barat Sulawesi Selatan diminta waspada terhadap ancaman angin puting beliung karena telah memasuki puncak musim hujan.

Balai Besar Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, memperkirakan angin puting beliung berpotensi terjadi November atau Desember 2013. Angin kencang diperkirakan terjadi sebelum puncak musim hujan datang, Januari 2014.

“Musim hujan mulai November bulan depan, puncaknya Januari 2014 dengan curah hujan 700-800 milimeter. Potensi angin kencang mulai bulan depan sampai puncak musim hujan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Jasa BMKG Makassar, Soejarwo, Minggu (27/10/2013).

Menurut dia, kecepatan angin saat ini masih normal yakni 10-40 kilometer (km)/jam. Namun bulan depan diperkirakan sudah diatas 50 km/jam. “Kalau di atas 50 km/jam sudah kategori kencang yang orang sebut angin puting beliung,” jelasnya.

Soejarwo mengemukakan, angin kencang dipengaruhi oleh perubahan cuaca dari angin musim timur ke angin musim barat pada bulan ini. Perubahan arah angin juga mengakibatkan hujan deras diwilayah barat Sulsel serta gelombang tinggi di selat Makassar hingga perairan Selayar.

Selain Makassar, pesisir barat Sulsel yang waspada angin kencang dan banjir adalah, Pinrang, Parepare, Sidrap, Wajo, Soppeng, Barru, Pangkep, Maros, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, dan Selayar.

BMKG memperkirakan, gelombang tinggi di selat Makassar bisa di atas 3 meter pada November atau Desember 2013. BMKG juga telah menyampaikan informasi cuaca ekstrem kesemua instansi untuk mengantisipasi terjadinya korban bencana gelombang tinggi, angin kencang, dan banjir.

Sementara, Badan Search And Rescue (Basarnas) Makassar memulai siaga satu bencana banjir dan bahaya gelombang tinggi di selat Makassar, November 2013. Basarnas menyiapkan tiga kapal rescue masing-masing sepanjang 33 meter untuk mengantisipasi gelombang tinggi selat Makassar.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Deden Ridwansyah, mengemukakan satu kapal rescue siaga di dermaga Makassar, dua lainnya perairan Sulbar dan teluk Bone yang sewaktu-waktu bisa digerakkan ke teluk Makassar.

“Kami mulai siaga satu dari bulan November. Kami fokus siaga banjir di Makassar, Sidrap, Soppeng dan Wajo. Kami juga siaga gelombang tingga di selat Makassar,” katanya.

Deden mengemukakan, terdapat 80 anggota rescue inti yang setiap saat bisa diterjunkan ke lokasi bencana. Mereka akan dilengkapi dengan 14 unit perahu karet termasuk 8 unit bantuan dari pusat.
(rsa)
Berita Terkait
Dampak Angin Kencang...
Dampak Angin Kencang di Depok
Puluhan Rumah Warga...
Puluhan Rumah Warga Gowa Rusak Diterjang Angin Kencang
212 Rumah Rusak Akibat...
212 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Kendari
Angin Kencang Rusak...
Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga di Aceh
Baru Selesai Dibangun,...
Baru Selesai Dibangun, Atap Bangunan Pasar Ambruk Akibat Angin Kencang
Bencana Angin Kencang...
Bencana Angin Kencang di Madiun, Pohon dan Tiang Listrik Tumbang
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
7 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
50 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved