Kasus laporan fiktif banyak bermotif minta perhatian

Kamis, 24 Oktober 2013 - 21:05 WIB
Kasus laporan fiktif...
Kasus laporan fiktif banyak bermotif minta perhatian
A A A
Sindonews.com - Guru Besar Hukum Pidana Universitas Diponegoro Prof Nyoman Serikat Putrajaya mengatakan, perkara penipuan yang dilakukan wanita selingkuhan di Semarang, merupakan peristiwa biasa yang biasa berakibat fatal. Namun begitu, langkah polisi tidak mengambil pemidanaan pada perkara ini dianggap bijaksana.

“Jika betul seperti itu, saya kira polisi bijaksana. Pada kasus seperti ini, yang direpotkan hanya kepolisian. Kecuali misalnya ada pelapor betul membawa uang perusahaan, menyatakan telah dirampok, dan uang digunakan sendiri,” katanya, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (24/10/2013).

Langkah penyidik seperti itu, dalam hal ini Polri, dikatakan Nyoman sebagai salah satu wewenang mereka. “Itu diskresi kepolisian. Saya kira hal–hal seperti itu bisa dilakukan penyidik,” tambahnya.

Berdasarkan catatan wartawan, kejadian pelaporan palsu di Semarang, pernah terjadi pada Januari 2012. Saat itu, Sarubi Niati Cholisoh (28) warga asli Munung, RT1/RW17, Surodadi, Candi Mulyo, Magelang, memberikan keterangan palsu kepada polisi.

Dia bersama suaminya Sardi (34), tinggal di daerah Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, dan mengaku telah diculik sekelompok orang. Sarubi saat itu mengaku sedang hamil delapan bulan, diculik, dan disekap sekelompok orang di Semarang.

Bayinya diambil paksa para penculik dengan memaksa menelan obat untuk bisa melahirkan. Sardi yang berprofesi sebagai pedagang, sempat melapor polisi kalau istrinya hilang. Ternyata terungkap, istrinya kabur ke Magelang, ke rumah orang tuanya.

Pengakuan hamil dan bayinya diculik diakui Sarubi, karena terpaksa. Sarubi takut diceraikan suaminya, karena tak kunjung hamil. Saat itu polisi mengatakan ada akibat hukum. Sarubi akan diproses sesuai hukum yang berlaku, karena memberikan keterangan palsu. Saat itu, Sarubi juga sempat diekspos di hadapan awak media.
(san)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
10 menit yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
1 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
1 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
1 jam yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved