KPU Jabar targetkan partisipasi pemilih 76%
Kamis, 24 Oktober 2013 - 10:26 WIB
KPU Jabar targetkan partisipasi pemilih 76%
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 mencapai 76 persen. Berbagai cara akan ditempuh demi menggenjot kesadaran publik untuk menggunakan hak pilihnya.
Ketua Pokja Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM KPU Jawa Barat, Nina Yuningsih, mengatakan KPU Pusat mematok target partisipasi pemilih secara nasional 70 persen dari jumlah pemilih yang ada.
"Kami akan berupaya mewujudkan target itu walaupun berat," ujar Nina, Kamis (24/10/2013).
Jika di tingkat nasional KPU mematok target partisipasi pemilih sebanyak 70 persen, KPU Jawa Barat mematok target lebih tinggi.
"Kami mematok target partisipasi pemilih sebanyak 76 persen," katanya.
Meski dinilai berat, hal itu dinilai realistis asalkan didukung dengan sosialisasi yang baik.
Pada Selasa (22/10/2013), KPU Jawa Barat mengumpulkan pokja sosialisasi dari KPU kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk mengumpulkan berbagai data.
Dalam pertemuan itu juga dibahas soal pemetaan raihan suara pada pemilu sebelumnya. Sehingga ke depan akan dicari solusi agar sosialisasi bisa tepat sasaran.
"Salah satunya sosialisasi harus dilakukan pada waktu yang tepat," ungkap Nina.
Ia optimis nantinya target itu akan tercapai. Sebab berkaca dari Pemilu Legislatif 2009, partisipasi pemilih di Jawa Barat mencapai 72 persen.
Tapi pada partisipasi pemilih pada Pilgub Jawa Barat 2013 mengalami penurunan yaitu hanya 69 persen.
"Yang jelas kita akan melakukan berbagai upaya untuk melakukan sosialisasi," tandas Nina.
Ketua Pokja Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM KPU Jawa Barat, Nina Yuningsih, mengatakan KPU Pusat mematok target partisipasi pemilih secara nasional 70 persen dari jumlah pemilih yang ada.
"Kami akan berupaya mewujudkan target itu walaupun berat," ujar Nina, Kamis (24/10/2013).
Jika di tingkat nasional KPU mematok target partisipasi pemilih sebanyak 70 persen, KPU Jawa Barat mematok target lebih tinggi.
"Kami mematok target partisipasi pemilih sebanyak 76 persen," katanya.
Meski dinilai berat, hal itu dinilai realistis asalkan didukung dengan sosialisasi yang baik.
Pada Selasa (22/10/2013), KPU Jawa Barat mengumpulkan pokja sosialisasi dari KPU kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk mengumpulkan berbagai data.
Dalam pertemuan itu juga dibahas soal pemetaan raihan suara pada pemilu sebelumnya. Sehingga ke depan akan dicari solusi agar sosialisasi bisa tepat sasaran.
"Salah satunya sosialisasi harus dilakukan pada waktu yang tepat," ungkap Nina.
Ia optimis nantinya target itu akan tercapai. Sebab berkaca dari Pemilu Legislatif 2009, partisipasi pemilih di Jawa Barat mencapai 72 persen.
Tapi pada partisipasi pemilih pada Pilgub Jawa Barat 2013 mengalami penurunan yaitu hanya 69 persen.
"Yang jelas kita akan melakukan berbagai upaya untuk melakukan sosialisasi," tandas Nina.
(lns)