Meski sepi penumpang, tetap bertahan

Kamis, 24 Oktober 2013 - 02:01 WIB
Meski sepi penumpang,...
Meski sepi penumpang, tetap bertahan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Solo terus mempertahankan proyek wisata transportasi yang ada. Wisata transportasi terus dikembangkan meskipun saat ini peminatnya menurun.

Sejak beberapa tahun lalu Pemkot Solo mengembangkan wisata transportasi yang terdiri dari Sepur Kluthuk Jaladara, Bus Tingkat Werkudara serta Railbus Bathara Kresna.

Akan tetapi dalam perjalanannya, tiga moda transportasi yang dipakai untuk wisata tersebut belum sepenuhnya diminati oleh masyarakat.

Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Soedrajad. Ia mengakui jika moda transportasi tersebut belum mampu jalan terus secara konstan.

Moda transportasi itu bergerak jika ada peminat yang ingin mencarter untuk keliling kota. Itupun tidak setiap hari ada orang atau biro wisata yang mencarternya.

Dari tiga transportasi itu yang paling sepi peminatnya adalah Sepur Kluthuk Jaladara. Sepinya peminat ini lantaran mahalnya biaya sewa untuk menggunakan kereta uap buatan abad ke-19 itu, yakni lebih sekitar Rp1,8 juta. Sehingga hanya orang-orang tertentu yang bisa menaiki kereta tersebut.

Akan tetapi meskipun sepi peminat, pihaknya mengaku bakal terus mempertahankan kereta uap tersebut. pasalnya kereta itu merupakan salah satu kereta uap yang masih beroperasi di dunia. Tidak hanya itu, rel yang digunakan oleh kereta uap tersebut merupakan rel dalam kota yang juga tidak dimiliki oleh kota-kota lain yang ada di dunia.

“Bagaimanapun itu harus dipertahankan, itu semua adalah bagian dari peninggalan sejarah yang harus dilestarikan. Di seluruh dunia hanya ada beberapa kota yang memiliki kereta uap seperti ini,” ujar pria yang akrab disapa Herman tersebut.

Meskipun demikian pihaknya yakin, ke depannya kereta dan bus tersebut bakal diminati oleh masyarakat. Selain itu transportasi wisata itu bakal menjadi tujuan utama turis untuk datang ke Solo.

Sementara itu, Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Widdi Srihanto, menyebutkan pihaknya sudah berjuang keras untuk mempromosikan transportasi wisata itu di kalangan masyarakat. Akan tetapi promosi tersebut belum mampu mengangkat jumlah peminat transportasi tersebut.
(lns)
Berita Terkait
5 Destinasi Wisata Populer...
5 Destinasi Wisata Populer di Dago Bandung, Tebing Keraton Jadi Fovorit
Daruma Pool and Coffee...
Daruma Pool and Coffee Destinasi Wisata Keluarga Baru di Tangerang
Wisata Argosari Lumajang,...
Wisata Argosari Lumajang, Desa di Atas Awan dengan Banyak Pesona
5 Pesona Desa Sembalun...
5 Pesona Desa Sembalun yang Jadi Destinasi Bulan Madu Halal, bak Surga Dunia
Deretan Wisata Religi...
Deretan Wisata Religi Bukit Doa Mahawu Sulawesi Utara, Ada Gua Bunda Maria
Sensasi Wisata Sarat...
Sensasi Wisata Sarat Fantasi di Sentosa Sensoryscape, Landmark Baru Singapura
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
6 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
7 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved