Sosialisasi Pemilu, KPU rekrut 405 agen & 650 relawan

Rabu, 23 Oktober 2013 - 15:28 WIB
Sosialisasi Pemilu,...
Sosialisasi Pemilu, KPU rekrut 405 agen & 650 relawan
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan merekrut 405 agen dan 650 relawan. Relawan dan agen itu akan membantu mensosialisasikan Pemilu 2014 ke masyarakat.

KPU Jawa Barat pun mewajibkan KPU kabupaten/kota untuk merekrut agen yang dinilai memenuhi syarat administrasi dan kompetensi. Salah satunya, agen tersebut memiliki jaringan komunitas yang kuat.

Setiap KPU kabupaten/kota akan merekrut 15 agen, begitu juga dengan KPU Jawa Barat. Sehingga total kan ada 405 agen se-Jawa Barat. Mereka akan mendapat kompensasi Rp500 ribu untuk agen di tingkat provinsi, dan Rp300 ribu untuk tingkat kabupaten/kota.

"Ada tiga segmentasi yang jadi sasaran sosialisasi para agen ini yaitu kalangan disabilitas, kegamaan, dan kalangan perempuan," ujar Ketua Pokja Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM KPU Jawa Barat, Nina Yuningsih, Rabu (23/10/2013).

Dalam waktu dekat, para agen diharapkan sudah ada. Sehingga mereka bisa mulai bergerak melakukan sosialisasi pemilu ke masyarakat. Mereka akan bekerja hingga akhir tahun ini.

Sementara untuk relawan demokrasi, KPU juga akan melakukan seleksi. Nantinya, setiap KPU kabupaten/kota wajib merekrut masing-masing 25 relawan demokrasi. Segmen sasaran sosialisasi mereka sama dengan agen, hanya ditambah dengan sosialisasi bagi kaum marjinal.

Untuk relawan demokrasi, mereka akan diberi kompensasi oleh KPU kabupaten/kota. Rencananya mereka akan mendapat kompensasi Rp500 ribu per bulan dan bekerja dari Januari hingga April. Tapi besaran kompensasi itu belum final karena masih dibahas.

"Sebelum melakukan sosialisasi, tentu agen dan relawan demokrasi ini akan diberikan pembekalan oleh KPU sehingga mereka tahu apa yang harus disampaikan ke masyarakat atau komunitas," jelas Nina.

Dalam melakukan sosialisasi, mereka tidak akan diberi anggaran khusus. Solusinya, mereka akan 'nebeng' ke acara yang digelar komunitas atau masyarakat. Mereka akan masuk dalam acara dan memberikan sosialisasi seputar Pemilu 2014.

"Yang terpenting bagaimana dia (agen dan relawan) bisa memberikan pemahaman ke masyarakat, minimal ke komunitasnya," tutur Nina.

Dengan cara seperti itu, sosialisasi diharapkan lebih kena ke masyarakat. Sehingga partisipasi pemilih di Jawa Barat pada Pemilu 2014 diharapkan cukup tinggi.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
1 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
2 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
2 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
4 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
12 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
12 jam yang lalu
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved