Kolam susut, tanaman Belekambang terancam mati

Sabtu, 12 Oktober 2013 - 03:01 WIB
Kolam susut, tanaman...
Kolam susut, tanaman Belekambang terancam mati
A A A
Sindonews.com - Memasuki musim kemarau, debit air di Kolam Partini, Taman Belekambang Solo mulai menyusut. Hal itu sangat mengancam keberadaan tanaman yang ada di taman tersebut. Pasalnya selama ini air kolam tersebut merupakan sumber andalan tanaman di taman seluas 10 hektar itu.

Berdasarkan pantauan KORAN SINDO, debit air kolam seluas lebih dari 300 meter, mulai menyusut sekitar satu 50 sentimeter sampai satu meter.

Penyusutan itu terjadi sejak beberapa hari terakhir akibat musim kemaru panjang. Suplai air dari Waduk Cengklik, Boyolali, mulai berkurng karena waduk itu sendiri mulai mengering.

Padahal, tanaman dan rerumputan di tanam itu sangat tergantung dari air kolam itu. Jika hujan tak kunjung tiba, maka tanaman dan rumput itu terancam mati kekeringan.

Kepala UPTD Kawasan Wisata Taman Balekambang Solo, Endang Sri Muniarti, membenarkan adanya penyusutan air di Kolam Partini. Meskipun demikian pihaknya akan menyiasatinya dengan menggunakan air sumur yang ada di sekitar Balaikambang.

Pihaknya juga yakin, air sumur tersebut mencukupi untuk dipakai menyirami taman tersebut hingga datangnya musim hujan tiba.

“Kita akan upayakan sebaik mungkin agar taman itu tetap terjaga meskipun air itu susut,” ucapnya.

Sementara itu, pengelola bebek air wisata di Kolam Partini, Dani Ariyanto, mengatakan penyusutan air di kolam tersebut belum berpengaruh terhadap pengguna bebek air.

Menurutnya operasional bebek tersebut bisa berhenti total apabila debit air kolam tersebut tinggal sedikit. “Sementara ini belum berpengaruh, akan tetapi kami tidak tahu
ke depannya seperti apa,” ucapnya.
(lns)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
5 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
7 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
12 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
13 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
15 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
17 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved