Jakbar siapkan 7,5 hektare untuk tampung lumpur

Kamis, 10 Oktober 2013 - 21:27 WIB
Jakbar siapkan 7,5 hektare...
Jakbar siapkan 7,5 hektare untuk tampung lumpur
A A A
Sindonews.com - Untuk membuang endapan lumpur yang dikeruk dari sejumlah sungai dan waduk, Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Barat sedang menyiapkan area seluas 7,5 hektare.

Kasudin PU Tata Air Jakarta Barat, Pamudji mengatakan, lahan seluas 7,5 hektare di Daan Mogot merupakan alternatif yang bagus untuk menampung limbah hasil pengerukan kali dan waduk.

"Kami selama ini menampung lumpur hasil pengerukan daerah dekat Satpas SIM, Jalan Daan Mogot. Memang disana kecil, untuk itu kami harapkan dengan adanya tempat tersebut, kami harap pengerukan semakin maksimal," ungkapnya, Kamis (10/10/2013).

Berdasarkan pantauan, lokasi penampungan sendimen lumpur hasil pengerukan waduk dan kali yang terletak di Jalan Daan Mogot KM 17, saat ini sedang dilakukan pembuatan tanggul.

Lokasi TPA itu berada satu komplek dengan lahan pembangunan Rusunawa Daan Mogot. Sejumlah alat berat dikerahkan mengeruk endapan lumpur untuk dijadikan tanggul memanjang dari ujung barat hingga ke sisi timur dengan ketinggian tanggul sekira dua meter.

Pengawas Proyek pembuatan TPA tersebut, Dicky Doen mengatakan pembuatan tanggul itu bertujuan agar lumpur yang ditampung di tempat itu tidak masuk ke pemukiman penduduk.

Terlebih, sebagian hasil kerukan kali dan waduk tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk menguruk lahan untuk pembangunan rusunawa yang saat ini sedang dikerjakaan di sisi selatan.

"Untuk meratakan lokasi dengan pembuatan rusun yang sedang dikerjakan di sisi selatan, nantinya sendimen lumpur yang ada di lahan TPA bisa dimanfaatkan lagi, jadi tidak terbuang sia-sia," jelasnya.

Saat ini, kata Diky, lokasi itu baru dimanfaatkan untuk menampung lumpur kerukan dari Waduk Tomang Barat dan kali Sunter. Sedikitnya sudah 12 dumtruck yang membuang lumpur dan eceng gondok dari kedua waduk tersebut.

"Kalau tanggul sudah jadi mungkin seluruh program pengerukan di DKI, sendimen lumpur tersebut akan dipindahkan ke daerah sini," ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
31 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
37 menit yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
58 menit yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
1 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved