Ini cara Jokowi agar warga beralih ke MRT
Kamis, 10 Oktober 2013 - 14:18 WIB
Ini cara Jokowi agar warga beralih ke MRT
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah kebijakan akan diambil oleh Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung Mass Rapid Transit (MRT), diantaranya dengan menerapkan Elektronic Road Pricing (ERP), ganjil-genap, dan tarif parkir yang tinggi.
"MRT sudah selesai nanti akan muncul kebijakan-kebijakan yang mendukung, ERP di semua koridor akan diterapkan, dipaksa orang untuk naik transportasi massal," kata Joko Widodo di lokasi pembangunan MRT, Kamis (10/10/2013).
Dengan kebijakan tersebut, diharapkan semua orang mau meninggalkan kendaraan pribadi lalu beralih ke transportasi massal yang sudah disiapkan Pemprov DKI Jakarta.
"Tarif parkir yang tinggi juga diberlakukan, pokoknya warga diarahkan untuk menggunakan transportasi massal," tuturnya.
Sementara ditanya soal kenyamanan MRT sendiri Jokowi memastikan, walaupun mengangkut penumpang dalam jumlah banyak MRT tetap nyaman untuk digunakan karena durasi waktu kedatangannya cepat.
"Sekali angkut bisa 1.200 dan antar kereta itu paling hanya lima menit. Duduk pun nyaman, kalau berdiri juga nyaman, tidak berdesak-desakan karena ada 16 rangkaian, lima menit itu akan datang terus," pungkasnya.
Baca juga: Jokowi mulai pembangunan MRT
"MRT sudah selesai nanti akan muncul kebijakan-kebijakan yang mendukung, ERP di semua koridor akan diterapkan, dipaksa orang untuk naik transportasi massal," kata Joko Widodo di lokasi pembangunan MRT, Kamis (10/10/2013).
Dengan kebijakan tersebut, diharapkan semua orang mau meninggalkan kendaraan pribadi lalu beralih ke transportasi massal yang sudah disiapkan Pemprov DKI Jakarta.
"Tarif parkir yang tinggi juga diberlakukan, pokoknya warga diarahkan untuk menggunakan transportasi massal," tuturnya.
Sementara ditanya soal kenyamanan MRT sendiri Jokowi memastikan, walaupun mengangkut penumpang dalam jumlah banyak MRT tetap nyaman untuk digunakan karena durasi waktu kedatangannya cepat.
"Sekali angkut bisa 1.200 dan antar kereta itu paling hanya lima menit. Duduk pun nyaman, kalau berdiri juga nyaman, tidak berdesak-desakan karena ada 16 rangkaian, lima menit itu akan datang terus," pungkasnya.
Baca juga: Jokowi mulai pembangunan MRT
(ysw)