Budaya tebas bakar masih berlaku di NTT

Rabu, 09 Oktober 2013 - 21:51 WIB
Budaya tebas bakar masih...
Budaya tebas bakar masih berlaku di NTT
A A A
Sindonews.com - Budaya tebas bakar masih menjadi trend bagi petani di Pulau Timor dalam mempersiapkan lahan olahan menyambut musim hujan setiap tahun.

Warga Desa Sainoni, Kecamatan Bikomi Utara, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Nikolas Sasi misalnya, ia mengaku tidak bisa meninggalkan budaya tebas bakar, pasalnya hasil panen sangat melimpah daripada mengolah lahan tetap.

"Ini merupakan tradisi yang sudah dilakukan oleh nenek moyang, jadi kami, anak cucu, hanya menuruti saja dan memang hasil melimpah," ungkap Nikolas Sasi, saat ditemui sedang melakukan tebas bakar di kebunnya, Rabu, (09/10/2013).

Nikolas menuturkan, sistem tebas bakar itu dilakukan secara berkala dalam setiap tiga tahun, sebab dipercaya jika kebun tersebut ditinggal selama tiga tahun bakal tumbuh pohon-pohon. Sehingga dikala pohon itu ditebas dan dibakar lagi bisa membuat tanah kembali subur.

Meskipun demikian, Nikolaus mengaku mempunyai kebun menetap namun hanya ditanami TUP atau tanaman umur panjang seperti kelapa pisang dan nangka. Sedangkan kebun berpindah-pindah ini hanya diprioritaskan untuk tanaman jagung.

"Kami terpaksa harus buat begini sebab jika tidak bisa mendapat hasil panen banyak, dipastikan hasil jagung yang dipanen nanti hanya bisa kami makan tiga atau empat bulan dan setelah itu kami kelaparan," tutur Nikolaus.

Terkait budaya tebas bakar yang belum bisa dihilangkan oleh warga, Bupati Timor Tengah Utara Raimundus Fernandes menyatakan budaya itu membawa dampak buruk yang cukup luas sehingga perlu dilarang.

“Dampak yang ditimbulkan cukup besar, salah satu diantaranya adalah mengeringnya sumber mata air. Oleh karena itu, warga harus menghilangkan kebiasaan itu dan beralih berkebun menetap," harap Raimundus Fernandes
(rsa)
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
45 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
55 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved