Ogah direlokasi, pedagang UGM mengadu ke ORI

Rabu, 09 Oktober 2013 - 18:42 WIB
Ogah direlokasi, pedagang...
Ogah direlokasi, pedagang UGM mengadu ke ORI
A A A
Sindonews.com - Perwakilan pedagang dari empat paguyuban yang biasa berjualan minggu pagi (Sunday morning/sunmor) di sekitar Universitas Gajah Mada (UGM) mendatangi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (9/10/2013).

Mereka mengadukan relokasi oleh UGM yang dilakukan tanpa musyawarah. UGM merelokasi mereka ke jalan lingkar timur Karangmalang. Tapi mereka keberatan karena lokasi itu tidak cukup representatif, lebar dan panjang jalan tidak cukup untuk menampung seluruh pedagang. Terlebih di lokasi itu sudah diisi warga sekitar.

Priatno Marbangun, perwakilan pedagang mengatakan, awalnya pedagang Sunmor hanya mendapat surat pemberitahuan dilarang berjualan di setiap akhir minggu terakhir mulai September- Desember. Tapi belum direalisasikan, pedagang kembali menerima surat edaran dari UGM pada 24 September.

Isi edaran menyebutkan bahwa kegiatan perdangan minggu pagi 29 September ditiadakan. Selain itu UGM menyebut sudah tidak lagi berurusan dengan pedagang karena kontrak pedagang dinyatakan habis. Kontrak akan diperbaharui bekerjasama dengan pedukuhan Karangmalang.

“Kami belum pernah mendapat sosialisasi. Padahal dalam Pasal 11 perjanjian kontrak, apabila terjadi sengketa para pihak akan menyelesaikannya secara musyawarah guna mencapai mufakat. Itu yang tidak ada sampai sekarang,” kata Priatno.

Dia menjelaskan, perwakilan pedagang sempat dua kali bertemu perwakilan dari UGM. Namun tidak sekalipun ada sosialisasi dari pihak kampus. Yang ada hanya penetapan bahwa kampus tidak lagi berurusan dengan pedagang.
“Kalau UGM pakai jurus pokoke, kami juga begitu,” tegasnya.

Dia mengakui, beberapa rumor berkembang terkait alasan relokasi. Di antaranya, relokasi dilakukan sebagai bentuk CSR kampus untuk pedukuhan di sekitarnya. Isu lain, ada rencana pembangunan embung di sisi timur masjid UGM. Dan terakhir, lokasi Sunmor akan diserahkan untuk kegiatan mahasiswa.

“Tapi sampai sekarang kami juga tidak tahu alasan pasti dibalik relokasi itu. Kami menduga ini hanya terkait kepentingan pihak tertentu saja. Kami sempat tanya kesiapan pedukuhan, katanya siap. Tapi kami tanya berapa panjang jalannya, mereka tidak tahu,” terangnya.
(rsa)
Berita Terkait
Dishub Tangsel Minta...
Dishub Tangsel Minta Lapak Pasar Malam di Trotoar Ditertibkan
Viral, Pedagang Perempuan...
Viral, Pedagang Perempuan Saling Tinju dan Jambak dengan Petugas Satpol PP
Ditolak Warga, Penertiban...
Ditolak Warga, Penertiban Lahan Milik PT KAI di Lampung Nyaris Bentrok
Ratusan Pedagang Pasar...
Ratusan Pedagang Pasar Larangan Sidoarjo Tolak Direlokasi, Terlibat Saling Dorong dengan Satpol PP
Warga Korban Penertiban...
Warga Korban Penertiban Bangunan Lempar Telur ke Restoran Eks Rindu Alam di Puncak
Penertiban Pedagang...
Penertiban Pedagang Liar di Banda Aceh
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved