1 jemaah haji Maros batal berangkat

Selasa, 08 Oktober 2013 - 16:42 WIB
1 jemaah haji Maros...
1 jemaah haji Maros batal berangkat
A A A
Sindonews.com - Gara-gara terkena penyakit kanker yang dideritanya, salah seorang calon jamaah haji (CJH) asal Maros Rohana (53) batal berangkat ke Tanah Suci. Saat ini yang bersangkutan masih di rawat di RSUD Wahidin Sudiro Husodo.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Maros Syamsuddin mengatakan, CJH itu sudah lama sakit, tiba saat pemberangkatan yang bersangkutan belum juga pulih sehingga digantikan oleh CJH lainnya.

Syamsuddin menuturkan, dari jumlah 248 orang CJH yang berangkat hanya 247 orang, karena satu orang CJH mutasi ke Makassar. ‎
"Jadi yang sakit itu satu orang sudah digantikan oleh CJH yang masuk daftar tunggu di bawahanya. Kemudian yang satunya itu mutasi ke Makassar, karena ingin berangkat bersama keluarganya. Jadi sekarang jumlahnya sisa 247 orang," ungkapnya, kepada wartawan, Selasa (8/10/2013).

Dia menambahkan, untuk CJH kloter 31 telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan jumlah 189 dan untuk kloter 32 jumlah CJH 58 orang. Kl‎oter 31 telah masuk ke embarkasi, pada Minggu 6 Oktober dan berangkat ‎Senin 7 Oktober 2013. Sedangkan ‎untuk kloter 32, masuk ke embarkasi, pada ‎Selasa dan berangkat pada hari ini.

‎‎Sementara itu, Operator Sistem Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros Andi Baso mengatakan, CJH yang tidak berangkat dan digantikan itu sudah lama sakit.

Dia menjelaskan, langkah penggantian CJH yang batal berangkat itu dengan CJH yang masuk daftar tunggu itu sudah sesuai prosedur. Karena memang sebelum digantikan, terlebih dahulu ada komunikasi dua arah antara pihak penyelenggara haji dengan CJH yang bersangkutan.

"Memang dia harus diganti, karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk diberangkatkan. Dari pada kursinya kosong, makanya kita isi dengan CJH yang masuk daftar tunggu," terangnya.

Dia mengatakan, berdasarkan informasi CJH itu sementara di rawat di RS, karena mengidap kanker.‎ "Hingga saat sekarang jumlah daftar tunggu mencapai 7.000 orang," katanya.
(san)
Berita Terkait
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved