Penggunaan DAK harus sesuai RAB

Sabtu, 05 Oktober 2013 - 19:01 WIB
Penggunaan DAK harus...
Penggunaan DAK harus sesuai RAB
A A A
Sindonews.com – Tidak lama lagi, Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun 2013 di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) akan segera dicairkan. Sekolah yang kecipratan dana tersebut sudah bisa melakukan pembangunan rehab maupun RKB.

Meski demikian, sekolah penerima DAK juga tidak bisa seenaknya menggunakan DAK tersebut karena sudah ada petunjuk teknis (Juknis) yang diatur. Apalagi jika tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Polman, Arifuddin Toppo, mengatakan, paling lambat pertengahan Oktober DAK sudah bisa dicairkan.

Namun, ia me-warning kepada seluruh kepala sekolah penerima DAK untuk berhati-hati dan menggunakan DAK sesuai dengan RAB yang diusulkan.

“Jangan sampai DAK yang dicairkan dilaksanakan tidak sesuai RAB. Itu adalah pelanggaran,”katanya.

Karena itu, jika hal tersebut terjadi, maka kepala sekolah yang bersangkutan harus siap-siap untuk diperiksa dan mempertanggungjawabkan penyalahgunaan DAK yang tidak sesuai RAB dan gambar yang telah diusulkan.

“Itukan sudah ada RAB dan gambar yang akan diperuntukan. Jadi kalau tidak sesuai tentu itu adalah penyimpangan. Bahkan, semuanya harus jelas mulai dari jenis bahan bangunan,”jelas Arifuddin.

Karena itu, agar pelaksanaan DAK tahun ini berjalan dengan maksimal, seluruh sekolah penerima harus menjalankannya dengan baik. Sehingga, hasilnya juga bisa berkualitas.

DAK pendidikan di Polman tahun ini jumlahnya mencapai Rp 25 milliar lebih. Adapun sekolah yang mendapatkan dana tersebut sebanyak 101 sekolah yang berasal dari SD, SMP dan SMA. Diantaranya, 61 SD, 19 SMP, 5 SMA dan 16 SMK.

Khusus tingkat menengah, sesuai dengan Juknis yang turun dari pusat, pelaksanaan DAK bisa dilakukan untuk Ruang Kelas Baru (RKB), rehab dan pembangunan perpustakaan.

“Kalau tingkat SMP/SMA dan SMK, bisa untuk dua item itu. Termasuk pembangunan perpustakaan,”kata Kabid Pendidikan Menengah Hamka.

Hanya saja, tambah Hamka, porsi besaran DAK yang akan diberikan kepada sekolah-sekolah itu tidak merata pada semua sekolah. Tetapi, melihat item yang pembiayaan yang akan digunakan dan kondisi sekolahnya. *andi indra
(lns)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
4 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
5 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
8 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
9 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
9 jam yang lalu
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved