378 calon Praja IPDN ikuti tes kompetensi

Sabtu, 05 Oktober 2013 - 18:01 WIB
378 calon Praja IPDN...
378 calon Praja IPDN ikuti tes kompetensi
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 378 calon praja Institur Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulawesi Selatan mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD).

Ratusan calon ini akan memerebutkan 119 kursi dari total 2.000 kuota yang disediakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dari seluruh Indonesia. Mereka akan disebar ke tujuh kampus regional IPDN seperti Makassar, Manado, Bandung, dan Padang.

Kepala BKD Sulsel Mustari Soba mengatakan, sebelum sampai ke TKD, peserta telah menjalani serangkaian tes. Mulai dari tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, tes karakteristik pribadi, kesehatan, psikologi, integritas dan kejujuran, serta tes kesamaptaan.

"Tahun ini jumlah pendaftar mencapai 776. Tapi kuota kita tetap 119 orang sama dengan tahun kemarin. Peserta terbanyak tetap didominasi oleh Makassar dan Kabupaten Gowa," ungkap Mustari Soba kepada Koran SINDO, Sabtu (5/10/2013).

Untuk meghindari praktik perjokian, setiap kartu peserta ujian dilengkapi dengan foto. Soal dari pusat yang tiba kemarin, dijaga ketat keamanan.

Pengawasan ruangan dimaksimalkan dengan memanfaatkan tenaga guru SMA Negeri 1 tempat berlangsungnya ujian serta pegawai BKD di lingkup Pemprov Sulsel.

BKD juga sudah mengimbau jauh-jauh hari kepada masyarakat agar percaya kemampuan sendiri dan tidak terbujuk rayuan calo. Terutama yang mengatasnamakan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, dan kepala BKD.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sudah melakukan pemantauan. Sehingga penerimaan akan berlangsung jujur dan adil.

Sementara itu, Direktorat Penelitian dan Pengembangan Deputi Pencegahan KPK Niken mengatakan, dia sudah ada di Makassar sejak hari rabu. Selain TKD, KPK akan mengawal sampai pemantauan terakhir yakni pemberian skor dan peringkat kelulusan ke masing-masing calon praja.

Hal ini kata dia, untuk menciptakan calon pemimpin yang sejak awal dikondisikan bersaing secara sehat. Pada semester satupun kelak, mereka akan memeroleh matakuliah pemberantasan korupsi.

"Pematerinya pun dari KPK nanti. Kita berharap dengan keterlibatan KPK sejak awal penyelesian hingga menjadi praja, kualitas IPDN jauh lebih baik,"katanya.
(lns)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
1 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
2 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
4 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved