Penyebab kemacetan di Bandung adalah political will

Kamis, 03 Oktober 2013 - 17:14 WIB
Penyebab kemacetan di...
Penyebab kemacetan di Bandung adalah political will
A A A
Sindonews.com - Banyak yang mengatakan jika kemacetan di Kota Bandung terjadi karena sikap para pengendaranya yang tidak sabar. Ternyata tidak demikian.

Kelompok riset bernama Riset Indie menyebutkan jika faktor terbesar kemacetan di Kota Bandung adalah political will dan political action. Maksudnya kebijakan politik kurang mendukung sarana dan prasarana jalan.

Menurut Koordinator Riset Indie, Seterhen Akbar, hasil tersebut bukan berdasarkan opini masyarakat. Melainkan para ahli yang memiliki keterkaitan dengan urusan jalan. Beberapa diantaranya yakni Dinas Perhubungan Kota Bandung dan dosen.

"Sistem yang dipakai yakni Expert Opinion Polling, jadi hanya mengambil opini dari para ahli. Asumsi kami, opini mereka mewakili opini masyarakat Kota Bandung dengan keilmuannya," tutur dia.

Hasil tersebut tidak dilakukan sekali. Untuk memantapkan hasil, dilakukan pengajuan kuesioner selama beberapa kali. "Setelah satu kali, kita coba lagi sampai tiga dan hasilnya seperti itu," katanya.

Tingginya angka pertambahan penduduk tidak dibarengi dengan peningkatan infrastruktur jalan. Dalam riset tersebut terdapat 10 faktor yang menyebabkan kemacetan.

Yakni tata guna lahan, kendaraan pribadi, pengakan hukum, gangguan samping berupa permukaan jalan dan persimpangan, kondisi manajemen infrastruktur, kondisi jaringan, psikologi masyarakat, komuter dan kegiatan pariwisata.
(rsa)
Berita Terkait
Mulai Bulan Mei Pemkot...
Mulai Bulan Mei Pemkot Bandung akan Terapkan Braga Free Vehicle
Pemkot Bandung Ungkap...
Pemkot Bandung Ungkap Kemungkinan PSBB di Bandung Raya
Vaksinasi Covid-19 Tenaga...
Vaksinasi Covid-19 Tenaga Pendidik Kota Bandung Mencapai 50 Persen
Oded: Ramadhan dan Pandemi,...
Oded: Ramadhan dan Pandemi, Inovasi Tak Boleh Berhenti
Pemkot Bandung Segera...
Pemkot Bandung Segera Cari Solusi Penanganan Kebun Binatang Bandung
Pulihkan Ekonomi dengan...
Pulihkan Ekonomi dengan Akselerasi Revolusi Industri 4.0
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
12 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
24 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
40 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved