Lupa data, saksi KPU dicecar hakim MK

Selasa, 01 Oktober 2013 - 00:04 WIB
Lupa data, saksi KPU...
Lupa data, saksi KPU dicecar hakim MK
A A A
Sindonews.com - Ada yang aneh dalam persidanga Pilkada Jawa Timur yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini. Pasalnya, saksi yang dihadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Sumberagung, Tulungagung, Purwadi terbata-bata saat menjelaskan jumlah DPT yang ada.

"Jumlah DPT-nya 6.948. Yang memilih dan hadir sebanyak 2.947. Suara sahnya sebanyak 3.249. Pemilih dari TPS lain berjumlah 18," ujarnya di Gedung MK, Jakarta, Senin (30/9/2013).

Mendengar data yang kacau itu, Majelis Hakim MK Akil Mochtar bertanya. "Jumlah suara sah ini mendapat tambahan dari mana? Kok jumlahnya lebih banyak dari yang hadir memilih," tanya Hakim.

Purwadi dengan terbata, sambil sibuk membuka lembaran data yang dibawanya kemudian meralat. "Mohon maaf Yang Mulia, jumlah pemilih dari TPS lain sebanyak 48. Jumlah DPT 7.690. Yang datang milih 3.297, itu jumlah surat suara sah dan tak sah," tuturnya.

"Sisa surat suara yang tak terpakai berapa?" Tanya Akil lagi. "Jumlah suara yang tak terpakai sebanyak 4.590," paparnya.

Lantas Hakim kembali bertanya jumlah DPT, surat suara sah, jumlah pemilih, dan jumlah surat suara tak sah. Purwadi kembali terbata menjawab pertanyaan itu. Tanya jawab yang mengundang tanya itu berlangsung berkali-kali. Sampai kemudian Hakim meminta kalkulator dari petugas persidangan.

"Sebenarnya ini kan mudah. Cuma menghitung 19 TPS. Nanti kita kroscek lagi. Kami sampai harus pakai Kalkulator karena datanya begini," ujar Akil.

Purwadi juga mengungkapkan bahwa ia melakukan rekrutmen KPPS dan melantiknya pada 31 Juni 2013. "Saya hanya melantik Ketua KPPS. Kalau sumpah anggota TPS saya enggak melihat," tambahnya.

"Jadi pada hari pencoblosan, anda tak memantau ke TPS-TPS? Kan cuma 19 TPS dibagi dengan tiga anggota KPPS harusnya bisa dipantau semua. Kan bisa pakai motor," cecar hakim lagi.

Purwadi pun menjawab, ia hanya memantau tiga TPS yang terdekat dengan Sekretariat KPPS. Hal sama dilakukan anggotanya. "Ya kami hanya pantau TPS yang dekat," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
Gibran Resmi Dukung...
Gibran Resmi Dukung Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim
KPU Jatim Kerahkan Volunteer...
KPU Jatim Kerahkan Volunteer Cantik Tekan Angka Golput Pilgub Jatim 2024
Pilgub Jatim, Gerindra...
Pilgub Jatim, Gerindra Fokus Pemenangan Khofifah
Golkar Terbitkan 10...
Golkar Terbitkan 10 SK Cagub-Cawagub Pilkada 2024, Ini Nama-namanya
PSI Resmi Usung Khofifah...
PSI Resmi Usung Khofifah - Emil pada Pilgub Jatim
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
MK Putuskan SD-SMP Negeri...
MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved