Wali Kota Bandung masih kaji Kepwal 4 in1 Pasteur

Selasa, 24 September 2013 - 12:05 WIB
Wali Kota Bandung masih...
Wali Kota Bandung masih kaji Kepwal 4 in1 Pasteur
A A A
Sindonews.com – Keputusan Wali Kota (Kepwal) yang mengatur rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan berupa sistem four in one (4 in 1), hingga kini belum terealisasi.

“Urusan lalu lintas masih kita kaji. Jadi mohon sabar dulu,” kata Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK), Selasa (24/9/2013).

Menurutnya, kebijakan Wali Kota yang lama (Dada Rosada) masih harus dikaji dan dipelajari kelebihan juga kekurangannya.

“Termasuk 4 in 1 juga kita masih lihat, apakah efektif atau tidak,” jelasnya.

Selain rencana 4 in 1, pihaknya juga tengah melakukan studi mengenai rencana pemberlakukan contra flow atau melawan arus khusus pada pagi hari untuk mengurangi kemacetan.

Pihaknya berharap, dalam satu hingga dua minggu ke depan kedua hal itu bisa segera ditentukan.

”Mudah2an dalam 1-2 minggu lagi akan kita kabarkan ke warga,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah sekian lama diujicobakan, akhirnya four in one (4in1) Pasteur telah memiliki keputusan tetap melalui Keputusan Wali Kota (Kepwal) No.551/Kep.582-Dishub/2013 tentang Penetapan Kawasan Pengendalian Lalu Lintas, dan Kewajiban Mengangkut Paling Sedikit 4 Orang Penumpang Bagi Kendaraan Bermotor Perseorangan Pada Ruas Jalan Tertentu di Kota Bandung.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Yully Kurniawan, membenarkan jika Kepwal tersebut sudah diterimanya sejak beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri kemarin.

“Sudah turun (Kepwal), jadi kita bisa lebih optimal lagi dalam sistem 4in1 ini. Termasuk juga sanksi bagi yang melanggar,” jelasnya saat dikonfirmasi, Minggu 15 September 2013.

Meski demikian, untuk masalah sanksi belum tercantum damal Kepwal tersebut. Pasalnya hal tersebut akan diatur setelah Kepwal keluar.
“Termasuk juga nanti dendanya kita tentukan,” terangnya.
(lns)
Berita Terkait
Mulai Bulan Mei Pemkot...
Mulai Bulan Mei Pemkot Bandung akan Terapkan Braga Free Vehicle
Pemkot Bandung Ungkap...
Pemkot Bandung Ungkap Kemungkinan PSBB di Bandung Raya
Vaksinasi Covid-19 Tenaga...
Vaksinasi Covid-19 Tenaga Pendidik Kota Bandung Mencapai 50 Persen
Oded: Ramadhan dan Pandemi,...
Oded: Ramadhan dan Pandemi, Inovasi Tak Boleh Berhenti
Pemkot Bandung Segera...
Pemkot Bandung Segera Cari Solusi Penanganan Kebun Binatang Bandung
Pulihkan Ekonomi dengan...
Pulihkan Ekonomi dengan Akselerasi Revolusi Industri 4.0
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
54 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
3 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
11 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved