Penjambret Sisca Yofie dilarang bertemu Kompol Albertus

Rabu, 18 September 2013 - 14:17 WIB
Penjambret Sisca Yofie...
Penjambret Sisca Yofie dilarang bertemu Kompol Albertus
A A A
Sindonews.com - Dua tersangka penjambretan Sisca Yofie ingin dipertemukan dengan Kompol Albertus untuk memastikan perbuatan mereka murni penjambretan. Tapi keinginan para tersangka kemungkinan tidak akan terjadi.

"Saya kira kapasitasnya apa mau dipertemukan, untuk kepentingan apa," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Sutarno, di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandungg, Rabu (18/9/2013).

Menurutnya, polisi kini sedang fokus melakukan penyidikan untuk melengkapi berkas para tersangka. Sebab ditargetkan berkas itu dikembalikan ke Kejari Bandung pada senin depan.

Soal permintaan tersangka, Sutarno menegaskan itu bukan kewenangannya. Polrestabes Bandung hanya akan memenuhi permintaan kejaksaan dalam rangka penyidikan.

"Kalau ada pihak lain minta ini-itu di luar dari kewajiban saya selaku penyidik. Kewajiban saya selaku penyidik memenuhi permintaan jaksa yang disebut dengan P19," jelasnya.

Sementara ketika disinggung tersangka Wawan yang sakit dan sempat dibawa ke RS Sartika Asih, Sutarno membenarkan. Kaki Wawan membusuk dan harus mendapatkan perawatan. "Itu akibat saat melarikan diri, tertabrak oleh motor," ucapnya.

Sutarno mengaku pihaknya berkewajiban untuk memastikan tersangka dalam kondisi sehat. "Kalau dia sakit, kita berkewajiban untuk membawa yang bersangkutan ke rumah sakit untuk diobati sampai yang bersangkutan sembuh," tuturnya.

Disinggung soal lambannya izin dari polisi, ia ogah berkomentar banyak. Padaal kuasa hukum tersangka sudah mengajukan surat izin perawatan pada 3 September. Tapi tersangka baru pada Senin (16/9/2013) diizinkan berobat.

"Nanti saya cek. Yang jelas prosedurnya seperti itu, tersangka harus dalam keadaan sehat," tandas Sutarno.
(rsa)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved