Kapolda Sulselbar: Perusuh pilkada akan ditembak di tempat

Selasa, 17 September 2013 - 20:06 WIB
Kapolda Sulselbar: Perusuh...
Kapolda Sulselbar: Perusuh pilkada akan ditembak di tempat
A A A
Sindonews.com - Kapolda Sulselbar Irjen Pol Burhanuddin Andi memerintahkan kepada anak buahnya untuk menerapkan Protap 01 atau tembak di tempat kepada perusuh pilkada, yang serentak digelar di lima daerah, besok.

Perintah tembak di tempat tersebut sebagai langkah represif aparat kepolisian, untuk mengawal jalannya pesta demokrasi di lima kabupaten di Sulsel.

"Itu (Protap 01) kita lakukan jika terpaksa. Tapi kita tetap mengedepankan langkah-langkah preemtif dan persuasif," katanya, Selasa (17/8/2013).

Lima daerah yang menggelar pilkada serentak hari ini, masing-masing Kota Makassar, Jeneponto, Luwu, Wajo, serta Kabupaten Pinrang.

Khusus Kota Makassar, sejak 17 September Polda Sulselbar telah menetapkan situasi keamanan sebagai siaga satu. Dengan jumlah personel yang diterjunkan mencapai 2.700 pasukan dari Polri maupun TNI. Meski demikian, dia berharap situasi keamanan tetap terkendali.

"Kita sudah tetapkan siaga satu. Sudah ada protap-protap pengamanan dari Kapolri. Kalau terjadi (kerusuhan), yah kita lakukan (tembak di tempat)," pungkasnya.

Hal ini dilontarkan Kapolda saat roadshow di posko pemenangan Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah (Noah) di Jalan Pelita, Rappocini. Selain posko Noah, Burhanuddin dalam dua hari terakhir juga kunjungi posko ke-sembilan kandidat lainnya.

Dalam roadshownya, jenderal bintang dua ini juga mengimbau kepada seluruh kandidat dan tim pemenangannya, untuk tetap bersama-sama menjaga situasi dan keamanan agar tetap kondusif. Salah satu pemicu terjadinya konflik, diakui Kapolda, adalah perhitungan cepat atau qiuck count.

"Biasanya kalau hari pertama pilkada masih aman. Nanti pada menjelang sore agak rawan," ujarnya kepada wartawan.

Olehnya itu, pengamanan pada 10 posko pemenangan masing-masing kandidat akan diperketat, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan bersama.

"Ada beberapa posko yang kita antisipasi, pengamanannya kita tingkatkan," tambahnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kombes Pol Endi Sutendi menyebutkan, pihaknya tidak bisa melakukan pelarangan terhadap quick count.

Hanya saja, menurutnya, perhitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei tidak bisa menjadi pedoman untuk menentukan kandidat yang menang pada pilkada.

"Hasil akhirnya itu tetap pada KPU. Quickk qount tak bisa kita larang, karena merupakan bagian dari perkembangan pengetahuan," bebernya.

Olehnya itu, Polri mengimbau kepada kandidat yang dinyatakan menang versi quick count untuk tidak melakukan eforia dan konvoi berlebihan.

"Eforia dan pesta berlebihan bisa memancing suasana. Makanya semua harus turut menjaga dan mengamankan jalannya pilkada," pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
32 menit yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
9 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
9 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
9 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved