Jokowi kumpulkan wali kota & gubernur se-ASEAN
Senin, 16 September 2013 - 16:11 WIB
Jokowi kumpulkan wali kota & gubernur se-ASEAN
A
A
A
Sindonews.com - Dalam rangka pembentukan masyarakat ekonomi ASEAN 2015, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menggagas pertemuan multilateral antara Gubernur atau Wali Kota, Ibu Kota negara ASEAN pada 18-19 September 2013.
Sebanyak 110 orang deleigasi dari 10 Ibu Kota negara anggota ASEAN dijadwalkan hadir dalam pertemuan yang bertema "ASEAN Goes Local: Contributing to ASEAN Community 2015".
Jokowi mengutarakan, pertemuan itu merupakan langkah awal dalam membangun kerangka institusional yang memfasilitasi peran aktif Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh negara anggota ASEAN. Khususnya menghadapi pasar bebas ASEAN 2015 mendatang.
"Kita mengajak setiap pimpinan Ibu Kota Negara se-ASEAN untuk bersiap diri dan mampu beradaptasi dalam menghadapi perubahan besar yang terjadi, khususnya di bidang perekonomian kawasan Asia Tenggara," katanya di Balai Kota Jakarta, Senin (16/9/2013).
Ia menjelaskan, komunitas ekonomi ASEAN akan mengubah Asia Tenggara menjadi kawasan yang mengaplikasikan perdagangan bebas dengan alur produk dan jasa, investasi, tenaga kerja terampol dan modal yang juga bebas di antara sesama negara anggota ASEAN.
"Dampak, tantangan dan peluang yang dihasilkan integrasi regional di kawasan Asia Tenggara pada tingkat Pemerintah Daerah perlu dibahas lebih lanjut," ucapnya.
Sekadar diketahui, pPada acara yang akan berlangsung selama dua hari itu, para delegasi negara ASEAN akan disuguhi berbagai ragam hiburan dan budaya yang difasilitasi Pemprov DKI Jakarta.
Mereka juga berkesempatan mengikuti sejumlah rangkaian acara lainnya, antara lain kegiatan city tour ke Monumen Nasional (Monas), jamuan makan malam ke Balai Kota DKI Jakarta, berkunjung ke Gedung Sekretariat ASEAN, serta makan malam di kawasan pantai di Jakarta Utara.
Sebanyak 110 orang deleigasi dari 10 Ibu Kota negara anggota ASEAN dijadwalkan hadir dalam pertemuan yang bertema "ASEAN Goes Local: Contributing to ASEAN Community 2015".
Jokowi mengutarakan, pertemuan itu merupakan langkah awal dalam membangun kerangka institusional yang memfasilitasi peran aktif Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh negara anggota ASEAN. Khususnya menghadapi pasar bebas ASEAN 2015 mendatang.
"Kita mengajak setiap pimpinan Ibu Kota Negara se-ASEAN untuk bersiap diri dan mampu beradaptasi dalam menghadapi perubahan besar yang terjadi, khususnya di bidang perekonomian kawasan Asia Tenggara," katanya di Balai Kota Jakarta, Senin (16/9/2013).
Ia menjelaskan, komunitas ekonomi ASEAN akan mengubah Asia Tenggara menjadi kawasan yang mengaplikasikan perdagangan bebas dengan alur produk dan jasa, investasi, tenaga kerja terampol dan modal yang juga bebas di antara sesama negara anggota ASEAN.
"Dampak, tantangan dan peluang yang dihasilkan integrasi regional di kawasan Asia Tenggara pada tingkat Pemerintah Daerah perlu dibahas lebih lanjut," ucapnya.
Sekadar diketahui, pPada acara yang akan berlangsung selama dua hari itu, para delegasi negara ASEAN akan disuguhi berbagai ragam hiburan dan budaya yang difasilitasi Pemprov DKI Jakarta.
Mereka juga berkesempatan mengikuti sejumlah rangkaian acara lainnya, antara lain kegiatan city tour ke Monumen Nasional (Monas), jamuan makan malam ke Balai Kota DKI Jakarta, berkunjung ke Gedung Sekretariat ASEAN, serta makan malam di kawasan pantai di Jakarta Utara.
(mhd)