Polisi bekuk 8 perambah TNTN Riau
Senin, 16 September 2013 - 15:58 WIB
Polisi bekuk 8 perambah TNTN Riau
A
A
A
Sindonews.com - Polda Riau dan jajarannya berhasil menangkap 8 pelaku perambah kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nillo (TNTN) di Pelalawan, Riau.
Saat ditangkap, para tersangka sedang melakukan aktivitas illegal logging di kawasan yang ditetapkan sebagai konservasi gajah dan harimau Sumatera.
"Saat ini semua pelaku sudah kita amankan. Mereka adalah semua dari kalangan masyarakat," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah, Senin (16/9/2013).
Kabid menjelaskan, dari penangkapan itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa ratusan kubik kayu serta pemotong gergaji mesin (chain sow) dan sejumlah truk pengangkut kayu.
Dia menjelaskan bahwa dalam penyelidikan itu,Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono juga terjun langsung.
"Saat ini kasusnya sedang didalami, siapa dibalik perambahan di TNTN tersebut. Kasus ini terungkap juga berkat laporan dari masyarakat," sebut Kabid Humas.
Taman Nasional Teso Nillo (TNTN) ditetapkan pemerintah sebagai kawasan konservasi harimau dan gajah sejak tahuan 2004. TNTN memiliki luas 83 ribu hektar.
Namun kini sebagian besar daerah yang dilindungi negara telah poranda akibat perambahan masal. TNTN kini beralih fungsi jadi pemukiman dan perkebunan
Saat ditangkap, para tersangka sedang melakukan aktivitas illegal logging di kawasan yang ditetapkan sebagai konservasi gajah dan harimau Sumatera.
"Saat ini semua pelaku sudah kita amankan. Mereka adalah semua dari kalangan masyarakat," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah, Senin (16/9/2013).
Kabid menjelaskan, dari penangkapan itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa ratusan kubik kayu serta pemotong gergaji mesin (chain sow) dan sejumlah truk pengangkut kayu.
Dia menjelaskan bahwa dalam penyelidikan itu,Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono juga terjun langsung.
"Saat ini kasusnya sedang didalami, siapa dibalik perambahan di TNTN tersebut. Kasus ini terungkap juga berkat laporan dari masyarakat," sebut Kabid Humas.
Taman Nasional Teso Nillo (TNTN) ditetapkan pemerintah sebagai kawasan konservasi harimau dan gajah sejak tahuan 2004. TNTN memiliki luas 83 ribu hektar.
Namun kini sebagian besar daerah yang dilindungi negara telah poranda akibat perambahan masal. TNTN kini beralih fungsi jadi pemukiman dan perkebunan
(lns)