Membandel, PKL Pasar Gembrong kembali ditertibkan

Kamis, 12 September 2013 - 12:28 WIB
Membandel, PKL Pasar...
Membandel, PKL Pasar Gembrong kembali ditertibkan
A A A
Sindonews.com - Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Gembrong, tepatnya di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur, kembali dilakukan. Ratusan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur terpaksa menindak tegas para PKL dengan membandel berjualan di pinggir jalan tersebut.

Berdasarkan pantauan, puluhan lapak PKL yang masih berada di atas trotoar di sepanjang Jalan Basuki Rahmat diangkut petugas Satpol PP dengan menggunakan tiga truk besar.

Selain itu, petugas juga memberi peringatan keras kepada para pedagang kios yang memajang barang dagangannya melebihi batas hingga ke trotoar ataupun badan jalan.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur Syahdonan mengungkapkan, tindakan ini dilakukan karena para pedagang masih nekat berjualan di pinggir jalan setelah upaya sosialisasi dilakukan.

"Sudah berkali-kali sosialisasi sama mereka, Senin kemarin final, tidak lagi berjualan, mereka juga berjanji mendukung program Jakarta Baru. Kita sudah kasih toleransi, kasih waktu, tapi sampai hari ini masih saja berjualan, jadi tidak mungkin toleransi lagi," tegas Syahdonan saat ditemui di lokasi, Kamis (12/9/2013).

Menurut Syahdonan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah memberikan jalan keluar bagi para PKL dengan merelokasi ke sejumlah pasar yang telah ditentukan, yakni PD Pasar Jaya Sunan Giri Rawamangun, PD Pasar Jaya Klender, PD Pasar Jaya Gembrong, Cipinang Besar.

"Sudah dikasih tempat untuk relokasi, gratis enam bulan pertama, kita juga memberi bantuan jika para pedagang membutuhkan bantuan untuk barang dagangannya ke pasar yang telah disediakan," paparnya.

Ditegaskan Syahdonan, untuk mencegah para pedagang kembali membuka lapak di trotoar dan bahu jalan, pihaknya akan menurunkan ratusan petugas untuk berjaga. Para petugas berjaga bergantian dalam dua sif.

Tak hanya menghalau, ratusan petugas itu tak segan untuk mengangkut barang-barang milik pedagang yang membandel. Penjagaan ini dilakukan hingga kawasan Pasar Gembrong terbebas dari PKL.

"Sif pagi hingga jam 12.00 WIB akan dijaga 250 petugas gabungan, selanjutnya mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB akan ada sekitar 150 petugas yang akan berjaga," terangnya.

Jika ada pedagang yang masih berkeberatan dengan program penataan kawasan Pasar Gembrong, Syahdonan mengimbau agar disampaikan kepada pihak terkait.

"Sosialisasi sudah berkali-kali dilakukan oleh Camat dan Lurah, sudah tidak mungkin lagi beri toleransi, tapi kalau masih ada yang keberatan silakan disampaikan ke Camat," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
PKL di Terminal Palakka...
PKL di Terminal Palakka Sampaikan Aspirasi Soal Penggusuran ke DPRD Bone
Tanggapan Sandiaga Uno...
Tanggapan Sandiaga Uno soal Penggusuran PKL di Destinasi Wisata Puncak Bogor
Aksi Korban Penggusuran...
Aksi Korban Penggusuran di Bandung
Aksi Unjuk Rasa Tolak...
Aksi Unjuk Rasa Tolak Penggusuran di Balaikota Jakarta
Syahar Bangunkan Rumah...
Syahar Bangunkan Rumah untuk Warga Sidrap yang Digusur
Pemprov DKI Tertibkan...
Pemprov DKI Tertibkan 25 Kios di Tebet Jaksel
Berita Terkini
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
17 menit yang lalu
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
1 jam yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
4 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
5 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
6 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
13 jam yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved